Friday, January 15, 2021

Bayu Renditya UMSIDA

                                                                 RANGKUMAN
                                MODUL PRAKTIKUM
                                     SISTEM OPERASI



Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Perkenalkan nama saya Bayu Renditya Yusuf, saya lahir di Sidoarjo, 29 Agustus 2001. Saya kuliah di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo dan mengambil jurusan Teknik Informatika
dan jika ingin mengenal lebih dalam tentang universitas saya silahkan akses link berikut: 
umsida.ac.id atau fst.umsida.ac.id

TUJUAN

3.     Mengenal konsep proses di linux.

4.     Mengerti konsep sinyal dan bagaimana cara mengelola sinyal tersebut.

 

DASAR TEORI

KONSEP PROSES DI LINUX

Setiap kali intruksi diberikan pada linux sell, maka kernel akan menciptakan sebuah proses id. Proses ini disebut juga dengan terminology Unix: sebagai sebuah Job. Proses id (PID) di mulai dari 0, yaitu proses “INK”, kemudian diikuti oleh proses berikutnya (terdaftar pada /etc/inittab).

Beberapa tipe proses:

Foreground

Proses yang didapatkan oleh pemakai langsung pada terminal (interaktif dialog).

Batch

Proses yng dikumpulkan dan dijalankan secara sekuensial (satu persatu)

Prose Batch tidak diasosiasikan (berinteraksi) dengan terminal.

Daemon

Proses yang menunggu permintaan (request) dari proses lainnya dan menjalankan tugas sesuai dengan permintaaan tersebut. Bila tidak ada request, maka program ini akan berada dalam kondisu “idle” dan tidak menggunakan waktu hitung CPU. Umumnya nama proses daemon di UNIX berakhiran d, misalnya inetd, named, popd dll.

 

SINYAL

Proses dapat mengirim dan menerima sinyal dan ke posisi lainya. Proses mengirim sinyal melalui intruksi “kill” dengan format

$ Kill [ -nomor sinyal ] [ nomor PID ]

Nomor sinyal : 1 s/d maksimum nomor sinyal yang di definisikan system Standar nomor sinyal yang ter penting adalah:

 

Tabel Deskripsi Nomor Sinyal

No. Sinyal

Nama

Deskripsi

1

 

SIGHUP

 

Hangup, sinyal dikirim bila proses terputus, misalnya melalui putusnya hubungan modem

2

SIGINT

Sinyal Interup, melalui ^c

3

SIGQUIT

Sinyal Quit melalui ^\

9

SIGKILL

Sinyal Kill, menghentikan proses

15

SIGTERM

Sinyal terminasi software

 

MENGIRIM SINYAL

Mengirim sinyal adalah satu alat komunikasi antar proses, yaitu memberitahukan proses yang sedang berjalan bahwa ada sesuatu yang harus dikendalikan. Berdasarkan sinyal yang dikirim ini maka proses dapat berinteraksi dan administrator/programmer dapat menentukan reaksi tersebut. Mengirim sinyal menggunakan intruksi.

$ Kill [-nomor sinyal] [nomor PID]

Sebelum mengirim sinyal PID proses yang akan dikirim harus diketahui terlebih dahulu.

POKOK BAHASAN 5

Manajemen File dan Disk

 

PENDAHULUAN

Pada pokok bahasan ini akan dibahas mengenai perintah-perintah dasar manajemen file dan perintah-perintah manajemen disk. Sehingga setelah mempelajari bab ini  diharapkan mahasiswa mampu:

f)      Mengenal manajemen file di linux

g)     Mengenal direktori dan file di linux

h)     Mengenal ijin akses direktori dan file

i)      Mengenal konsep owner dan group

j)      Mengenal manajemen disk di linux

 

PENYAJIAN (TUTORIAL)

Manajemen File

File merupakan kumpulan data atau informasi yang saling berhubungan. Sistem operasi Linux mempunyai manajemen file berbentuk seperti piramida. Membentuk tingkatan struktur file seperti pohon silsilah keluarga. Struktur ini memudahkan pengguna linux untuk mengelola berbagai file.

Gambar 5.1 Struktur File Linux

 

Sistem file pada linux dimulai dari root yang ditandai dengan symbol “ / ”. Kemudian direktori dan subdirektori. Kita dapat membuat file mulai dari root kebawah. Pada umumnya terdapat dua macam file yang berbeda. Pertama merupakan jenis file biasa yang berguna untuk menyimpan data. Sebagian besar file merupakan jenis file biasa yang berguna untuk menyimpan berbagai jenis data. Sedangkan jenis file yang kedua ialah file direktori yang berguna untuk menyimpan dan menghimpun berbagai file-file.

 

Tabel Direktori Standar Linux:

Direktori

Deskripsi

/etc

Berisi file administrative dan file executable yang berguna untuk administrasi sistem.

/dev

Berisi file khusus yang merepresentasikan peralatan hardware

/bin

Berisi program standart Linux

/usr/sbin

/usr/bin

Berisi utilitas Linux

/usr/lib

Berisi program library yang diperlukan untuk kompilasi program.

/tmp

Berisi file sementara, yang pada saat bootstrap akan dihapus.

/boot

Berisi file yang sangat penting untuk proses bootstrap. Kernel vmlinuz disimpan di direktori ini.

/proc

Berisi informasi tentang kernel Linux, proses dan virtual system file.

/var

Direktori variabel, artinya tempat penyimpanan LOG (catatan hasil output program), file ini dapat membengkak dan perlu dimonitor perkembangannya.

/home

Berisi direktori untuk pemakai Linux (pada SCO diletakkan pada /usr).

/mnt

Direktori untuk mounting system file.

/root

Home directory untuk superuser (root).

/usr/bin/Xl

Symbolic link ke /usr/XHR^/bin, program untuk X-Window.

/usr/src

Source code untuk Linux

/opt

Option, direktori ini biasanya berisi aplikasi tambahan (“add-on”) seperti Netscape Navigator, kde, gnome, applix dll.

 

 

 

 

 

Manajemen Disk

Manajemen disk merupakan adalah sarana penyimpanan yang berfungsi untuk menyimpan data, file dan informasi secara permanen dalam suatu system computer. Media disk berada satu tingkat dibawah memori utama dalam hirarki memori. Media disk berbeda sekali dengan memori utama computer karena tidak mempunyai hubungan langsung dengan prosesor computer. Linux mensupport berbagai file system diantaranya adalah:

1.     Ext2

2.     Ext3

3.     Ext4

POKOK BAHASAN 6

Sistem Operasi Tersebar

 


PENDAHULUAN

Pada pokok bahasan ini akan dibahas mengenai Pengenalan Konsep Komunikasi Jaringan

Pengenalan Sistem Operasi Tersebar. Sehingga setelah mempelajari bab ini diharapkan mahasiswa

mampu:

Siswa mengetahui apa yang dibutuhkan agar komputer-komputer dapat saling berkomunikasi

Siswa mengetahui sistem operasi tersebar diwujudkan melalui komunikasi jaringan

 

PENYAJIAN (TUTORIAL)

DEFINISI SISTEM OPERASI TERSEBAR

Sistem operasi tersebar adalah sebuah sistem yang komponennya berada pada jaringan komputer. Komponen tersebut saling berinteraksi dan melakukan komunikasi/koordinasi hanya dengan pengiriman pesan. Sistem operasi terdistribusi adalah salah satu implementasi sistem operasi tersebar, dimana sekumpulan komputer dan prosesor yang terhubung dalam satu jaringan. Koleksi-

koleksi dari objek-objek ini secara tertutup bekerja secara bersama-sama untuk melakukan suatu tugas atau pekerjaan tertentu. Tujuan utamanya adalah untuk memberikan hasil secara lebih, terutama dalam:

 

$ File system

$ Name space

$ Waktu pengolahan

$ Keamanan Akses ke seluruh resources,

 

 

 

LANGKAH-LANGKAH

Masuk ke sistem operasi Linux

Login sebagai user.(user Anda)

Masuk ke root dengan perintah su

Instalasi paket software menggunakan yum


No comments:

Post a Comment