RANGKUMAN
MODUL PRAKTIKUM
SISTEM OPERASI
dan jika ingin mengenal lebih dalam tentang universitas saya silahkan akses link berikut: umsida.ac.id atau fst.umsida.ac.id
TUJUAN
3.
Mengenal
konsep proses di linux.
4.
Mengerti
konsep sinyal dan bagaimana cara mengelola sinyal tersebut.
DASAR TEORI
KONSEP PROSES DI LINUX
Setiap kali intruksi diberikan
pada linux sell, maka kernel akan menciptakan sebuah proses id. Proses ini disebut juga dengan
terminology Unix: sebagai sebuah Job. Proses id (PID) di mulai dari 0, yaitu proses “INK”, kemudian diikuti oleh proses
berikutnya (terdaftar pada /etc/inittab).
Beberapa tipe proses:
Foreground
Proses
yang didapatkan oleh pemakai langsung pada terminal (interaktif dialog).
Batch
Proses
yng dikumpulkan dan dijalankan secara sekuensial (satu persatu)
Prose
Batch tidak diasosiasikan (berinteraksi) dengan terminal.
Daemon
Proses
yang menunggu permintaan (request) dari proses lainnya dan menjalankan tugas sesuai dengan permintaaan tersebut.
Bila tidak ada request, maka program ini akan berada dalam kondisu “idle” dan tidak menggunakan waktu hitung CPU.
Umumnya nama proses daemon di
UNIX berakhiran d, misalnya inetd, named, popd dll.
SINYAL
Proses dapat mengirim dan
menerima sinyal dan ke posisi lainya. Proses mengirim sinyal melalui
intruksi “kill” dengan format
$ Kill [ -nomor sinyal ] [ nomor PID ]
Nomor sinyal : 1 s/d maksimum nomor sinyal yang di definisikan
system Standar nomor sinyal yang ter penting adalah:
Tabel Deskripsi Nomor Sinyal
|
No. Sinyal |
Nama |
Deskripsi |
|
1 |
SIGHUP |
Hangup, sinyal dikirim bila proses terputus, misalnya melalui
putusnya hubungan modem |
|
2 |
SIGINT |
Sinyal Interup, melalui ^c |
|
3 |
SIGQUIT |
Sinyal Quit melalui ^\ |
|
9 |
SIGKILL |
Sinyal Kill, menghentikan proses |
|
15 |
SIGTERM |
Sinyal terminasi software |
MENGIRIM SINYAL
Mengirim sinyal adalah
satu alat komunikasi antar proses, yaitu memberitahukan proses yang sedang
berjalan bahwa ada sesuatu yang harus dikendalikan. Berdasarkan sinyal yang
dikirim ini maka proses dapat berinteraksi dan administrator/programmer
dapat menentukan reaksi tersebut. Mengirim sinyal menggunakan intruksi.
$ Kill [-nomor sinyal] [nomor PID]
Sebelum mengirim sinyal PID proses yang akan dikirim harus
diketahui terlebih dahulu.
POKOK BAHASAN 5
PENDAHULUAN
Pada pokok bahasan ini akan dibahas mengenai perintah-perintah
dasar manajemen file dan perintah-perintah manajemen disk. Sehingga setelah mempelajari
bab ini diharapkan mahasiswa mampu:
f)
Mengenal
manajemen file di linux
g)
Mengenal
direktori dan file di linux
h)
Mengenal
ijin akses direktori dan file
i)
Mengenal
konsep owner dan group
j)
Mengenal
manajemen disk di linux
PENYAJIAN (TUTORIAL)
Manajemen File
File merupakan kumpulan data atau informasi yang saling
berhubungan. Sistem operasi Linux mempunyai manajemen file berbentuk seperti
piramida. Membentuk tingkatan struktur file seperti pohon silsilah keluarga.
Struktur ini memudahkan pengguna linux untuk mengelola berbagai file.
Gambar 5.1 Struktur File Linux
Sistem file pada linux dimulai dari root yang ditandai dengan
symbol “ / ”. Kemudian direktori dan subdirektori. Kita dapat membuat file
mulai dari root kebawah. Pada umumnya terdapat dua macam file yang berbeda.
Pertama merupakan jenis file biasa yang berguna untuk menyimpan data. Sebagian
besar file merupakan jenis file biasa yang berguna untuk menyimpan berbagai
jenis data. Sedangkan jenis file yang kedua ialah file direktori yang berguna
untuk menyimpan dan menghimpun berbagai file-file.
Tabel Direktori Standar Linux:
|
Direktori |
Deskripsi |
|
/etc |
Berisi file administrative dan file executable yang
berguna untuk administrasi sistem. |
|
/dev |
Berisi file khusus yang merepresentasikan peralatan hardware |
|
/bin |
Berisi program standart Linux |
|
/usr/sbin /usr/bin |
Berisi utilitas Linux |
|
/usr/lib |
Berisi program library yang diperlukan untuk kompilasi
program. |
|
/tmp |
Berisi file sementara, yang pada saat bootstrap akan
dihapus. |
|
/boot |
Berisi file yang sangat penting untuk proses bootstrap.
Kernel vmlinuz disimpan di direktori ini. |
|
/proc |
Berisi informasi tentang kernel Linux, proses dan virtual
system file. |
|
/var |
Direktori variabel, artinya tempat penyimpanan LOG (catatan
hasil output program), file ini dapat membengkak dan perlu dimonitor
perkembangannya. |
|
/home |
Berisi direktori untuk pemakai Linux (pada SCO diletakkan pada
/usr). |
|
/mnt |
Direktori untuk mounting system file. |
|
/root |
Home directory untuk superuser (root). |
|
/usr/bin/Xl |
Symbolic link ke
/usr/XHR^/bin, program untuk X-Window. |
|
/usr/src |
Source code untuk
Linux |
|
/opt |
Option, direktori ini biasanya berisi aplikasi tambahan
(“add-on”) seperti Netscape Navigator, kde, gnome, applix dll. |
Manajemen Disk
Manajemen disk merupakan
adalah sarana penyimpanan yang berfungsi untuk menyimpan
data, file dan informasi secara permanen dalam
suatu system computer. Media disk berada satu tingkat
dibawah memori utama dalam hirarki memori. Media disk berbeda sekali dengan
memori utama computer karena tidak mempunyai
hubungan langsung dengan prosesor computer.
Linux mensupport berbagai file system diantaranya adalah:
1.
Ext2
2.
Ext3
3.
Ext4
POKOK BAHASAN 6
Sistem Operasi Tersebar
PENDAHULUAN
Pada pokok bahasan ini akan dibahas mengenai Pengenalan Konsep Komunikasi Jaringan
Pengenalan Sistem Operasi Tersebar. Sehingga setelah mempelajari bab ini diharapkan mahasiswa
mampu:
Siswa
mengetahui apa yang dibutuhkan agar komputer-komputer dapat saling
berkomunikasi
Siswa
mengetahui sistem operasi tersebar diwujudkan melalui komunikasi jaringan
PENYAJIAN (TUTORIAL)
DEFINISI SISTEM OPERASI TERSEBAR
Sistem operasi tersebar adalah sebuah sistem yang komponennya
berada pada jaringan komputer. Komponen tersebut saling berinteraksi dan
melakukan komunikasi/koordinasi hanya dengan pengiriman pesan. Sistem operasi
terdistribusi adalah salah satu implementasi sistem operasi tersebar, dimana
sekumpulan komputer dan prosesor yang terhubung dalam satu jaringan. Koleksi-
koleksi dari objek-objek ini secara tertutup bekerja secara
bersama-sama untuk melakukan suatu tugas atau pekerjaan tertentu. Tujuan
utamanya adalah untuk memberikan hasil secara lebih, terutama dalam:
$ File system
$ Name space
$ Waktu pengolahan
$ Keamanan Akses ke
seluruh resources,
LANGKAH-LANGKAH
Masuk ke sistem operasi Linux
Login sebagai user.(user Anda)
Masuk ke root dengan perintah su
Instalasi paket software menggunakan yum
No comments:
Post a Comment