RANGKUMAN
MODUL PRAKTIKUM
BASIS DATA
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Perkenalkan nama saya Bayu Renditya Yusuf, saya lahir di Sidoarjo, 29 Agustus 2001. Saya kuliah di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo dan mengambil jurusan Teknik Informatika
dan jika ingin mengenal lebih dalam tentang universitas saya silahkan akses link berikut: umsida.ac.id atau fst.umsida.ac.id
dan jika ingin mengenal lebih dalam tentang universitas saya silahkan akses link berikut: umsida.ac.id atau fst.umsida.ac.id
PENDAHULUAN
Pada
pokok bahasan
ini berisi penjelasan disertai contoh mengenai
konsep basis
data, pemodelan data dan pembuatan diagram E-R yang
menjadi pemahaman dasar bagi mahasiswa sebelum mempelajari sistem basis data dan Structure Query Language (SQL),
dimana konsep ini nantinya digunakan untuk
merepresentasikan sebuah system bassis
data, diharapkan mahasiswa dapat :
1.
Memahami sistem basis data dan
komponennya.
2.
Membuat desain basis data menggunakan ER
diagram.
3.
Memahami dan mengimplementasikan
fitur-fitur yang ada pada ER diagram.
PENYAJIAN (TUTORIAL)
1. Konsep System Basis Data
Basis
data adalah kumpulan data yang disimpan secara sistematis di dalam computer dan
dapat diolah atau dimanipulassi serta dapat diakses dengan mudah dan tepat
menggunakan perangkat lunak (program aplikasi) untuk menghasilkan sebuah
informasi.
System
basis data merupakan ruang lingkup yang lebih luas dari basis data. System
basis data memuat sekumpulan basis data dalam suatu system yang mungkin tidak
ada hubungan antara satu dengan yang lain, tetapi secara keseluruhan mempunyai
hubungan sebagai sebuah system yang didukung oleh komponen lainnya.
Komponen
System Basis Data: Perangkat Keras (Hardware), Sistem Operasi (Operating
System), basis data (Database), DBMS (Database Management System), Pemakai
(User).
DBMS
(Database Management System) merupakan bassis data dan set perangkat lunak
(software) untuk pengolahan basis data.
2. Konsep Model Data
Model
data merupakan suatu cara untuk menjelaskan tentang data-data yang tersimpan
dalam basis data dan bagaimana hubungan antar data tersebut untuk para pengguna
(user) secara logika. Secara garis
besar model data dapat dikelompokkan menjadi 3 macam yaitu :
1.
Model Data Berbasis Objek (Object based
data model)
Merupakan
himpunan data dan relasi yang menjelaskan hubungan logic antar data dalam suatu
basis data berdasarkan pada objek datanya. Salah satunya adalah Entity
Relationship Model.
Model
Entity Relationship Diagram (ERD)
atau Conceptual Data Model (CDM)
merupakan suatu model untuk menjelaskan hubungan antar data dalam basis data
berdasarkan suatu persepsi dunia nyata terdiri dari obyek-obyek dasar (entitas)
yang mempunyai hubungan atau relasi antar obyek-obyek dasar (entitas) tersebut
yang dilukiskan dengan menggunakan symbol-simbol grafik tertentu.
2.
Model Data berbasis Record (Record Based Data Model)
Model
ini berdasarkan pada record/rekaman untuk menjelaskan kepada para pemakai
tentang logic antar data dalam basis data. Salah satunya adalah Relational
model.
Model
Rasional merupakan model data yang menjelaskan pada pengguna tentang hubungan
logic antar data dalam basis data dengan mempresentasikan nya ke dalam bentuk
table-tabel yang terdiri atas sejumlah baris yang menunjukkan record dan kolom yang menunjukkan atribut tertentu.
3.
Physical Based Data Model
Model
ini berdasarkan pada teknis penyimpanan record dalam basis data. Model ini
jarang digunakan untuk memodelkan data kepada pemakai karena kerumitan dan
kompleksitasnya yang tinggi.
3. Bahasa Basis Data
Bahasa
yang digunakan untuk mendefinisikan, dan memanipulasi basis data dikelompokkan
3 macam yaitu :
1.
DDL (Data
Definition Language) digunakan untuk mendefinisikan struktur dan kerangka
dari basis data yang meliputi :
a.
Membentuk basis data, table, indeks
b.
Mengubah struktur table
c.
Menghapus basis data, table, atau
indeks.
2.
DML (Data
Manipulation Language) digunakan untuk menjabarkan pemrosesan data pada
basis data yang meliputi :
a.
Menambahkan atau menyisipkan data baru
ke basis data
b.
Mengolah data yang tersimpan dalam basis
data (query)
c.
Mengubah dan menghapus data dalam basis
data.
3.
DCL (Data
Control Language) digunakan untuk pengaturan hak akses pengguna pada basis
data yang meliputi :
a.
Menugaskan hak akses terhadap basis data
kepada pengguna atau grup pengguna
b.
Membatalkan hak akses pengguna terhadap
bassis data.
4. Entity Relationship Diagram (ER-D)
Merupakan
model data yang dikembangkan berdasarkan obyek atau entitass. ER_D berguna
membantu perancang atau analis system pada saat melakukan analis dan
perancangan basis data karena model ini dapat menunjukkan macam data yang
dibutuhkan dan direlasikan antar data didalamnya.
1.
Komponen ER_Diagram
Sebuah
diagram ER tersusun atas tiga komponen, yaitu entitas yang merupakan obyek
dasar yang terlibat dalam system, atribut yang berperan sebagai penjelass
entitass, kerelasian antar entitas menunjukkan hubungan yang terjadi diantara
dua entitas.
a.
Entitas (Entity)
Entitas
menunjukkan obyek-obyek dasar yang terkait di dalam system. Obyek dasar dapat
berupa orang, benda atau hal yang keterangannya perlu disimpan di dalam basis
data. Macam-macam Entitass :
·
Entitas Reguler
Entitas
ini disebut juga entitas dominan (strong entity). Keberadaan entitas ini tidak
tergantung pada entitas yang lain.
Contoh
: Mahasiswa, Matakuliah
·
Entitas Dependen
Entitas
ini disebut juga entitas tidak bebas/independen atau entitas lemah (weak
entity) atau entitas subordinat. Entitas ini dapat muncul jika ada entitas lain
sebagai acuannya (entitass reguler).
Contoh
: Matakuliah_konsentrasi, bergantung pada entitas Matakuliah.
·
Entitas super type dan sub type
Entitas
super type merupakan entitas yang
memiliki tingkatan yang lebih tinggi yaitu membawahi atau mempunyai entitas
bagian yang lebih rendah.
Contoh
: Entitas Karyawan.
Entitas
sub type merupakan entitas yang lebih
rendahyaitu entitas yang menjadi entitas bagian dari entitas lain.
Contoh
: Entitas karyawan_tetap dan karyawan_tidak_tetap.
b.
Atribut (Attribute)
Merupakan
keterangan-keterangan yang terkait pada sebuah entitas yang perlu disimpan ke
dalam database. Atribut berfungsi sebagai penjelass pada sebuah entitas. Contoh
: mahasiswa mempunyai atribut nim, nama, jurusan, kelamin, tempat_lahir,
tanggal_lahir, dsb.
Atribut
pada sebuah entitas dibagi menjadi 2 yaitu :
·
Atribut sederhana (simple attribute), yaitu jika atribut berisi sebuah
komponen/nilai/elementer.
Contoh
: pada entitas mahasiswa adalah tahun masuk = 2013
·
Atribut komposit (composite attribute), yaitu jika atribut berisi lebih dari sebuah
komponen nilai.
Contoh
: pada entitas mahasiswa adalah tanggal lahir yang terdiri atas komponen nilai
tanggal, bulan, tahun.
c.
Kerelasian antar entitas (Entity Relationship)
Mendefinisikan
hubungan antara 2 buah entitas. Jenis kerelasian antar entitas dibagi menjadi 3
sebagai berikut :
1.
Kerelasian jenis satu ke satu (one to
one), kerelasian terjadi jika kejadian atau transaksi diantara dua entitas yang
berhubungan hanya memungkinkan terjadi sebuah kejadian atau transaksi pada
kedua entitas.

Dimana
setiap tupel (baris) pada entitas A berhubungan dengan paling banyak satu tupel
pada entitas B, dan begitu juga sebaliknya setiap tupel pada entitas B
berhubungan dengan paling banyak satu tupel pada entitas A.
2.
Kerelasian banyak ke satu (many to one)
atau satu ke banyak (one to many), kerelassian ini terjadi jika kejadian atau
transaksi diantara dua entitas yang berhubungan hanya memungkinkan terjadi satu
kali dalam entitas pertama dan dapat terjadi lebih dari satu kali kejadian atau
transaksi pada entitas kedua.
·
Satu ke banyak (one to many)
Dimana
satu tupel pada entitas A dapat berhubungan dengan banyak tupel pada entitas B,
tetapi tidak sebaliknya, dimana setiap tupel pada entitass B berhubungan dengan
paling banyak satu tupel pada entitas A.

·
Banyak ke satu (many to one)
Dimana
setiap tupel pada entitas A dapat berhubungan dengan paling banyak satu tupel
pada entitas B, tetapi tidak sebaliknya, dimana setiap tupel pada entitas A
berhubungan dengan paling banyak satu tupel pada entitas B.

3.
Kerelasian jenis banyak ke banyak (many
to many)
Kerelasian
jenis ini terjadi jika kejadian atau transaksi diantara dua entitas yang
berhubungan memungkinkan terjadi lebih dari satu kali dalam entitas pertama dan
kedua.

Dimana
setiap tupel pada entitas A dapat berhubungan dengan banyak tupel pada entita
B, dan demikian juga sebaliknya, dimana setiap tupel pada entitas B dapat
berhubungan dengan banyak tupel pada entitas A.
2.
Langkah-langkah Membuat ER_Diagram
Untuk
membuat ER_Diagram secara lengkap dapat dilakukan dengan mengikuti
langkah-langkah sebagai berikut :
·
Identifikasi setiap entitas yang
terlibat
·
Lengkapi masing-masing entitas dengan
atribut yang sesuai
·
Tentukan primary key dari masing-masing
entitas
·
Identifikasi setiap kerelasian berikut
jenisnya yang terjadi di antara entitas dengan membuat table daftar kerelasian
antar entitas
·
Gambarkan simbol-simbol entitas,
atribut, dan kerelassian antar entitas secara jelas dan tidak bertabrakan
·
Cek ER_Diagram yang terbentuk dalam hal
: kelengkapan entitas, kelengkapan atribut, kelengkapan kerelasian antar
entitas dan jenis kerelasian antar entitas.
POKOK
BAHASAN 2
PENDAHULUAN
Pada
pokok pembahasan ini akan dibahas mengenai stuctured query language (SQL) yang
pembahsanya meliputi definisi dan representasi sql, elemen-elemen pad sql serta
penerapan operasi elemen sql pad MySQL. Sehingga setelah mempelajari bab ini
diharapkan mahasiswa mampu:
e.
Menjelaskan definisi dan representasi SQL.
f.
Mengetahui elemen-elemen pada SQL.
g.
Memahami fungsi-fungsi dan oprasi dalam SQL.
h.
Mengetahui cara menginstall MySQL pada sistem operasi Windows.
PENYAJIAN (TUTORIAL)
A. SQL (Structured Query Language)
SQL merupakan suatu
bahasa (language) standar menurut ANSI (American National Standards Institute)
yang digunakan untuk mengakses basis data. SQL pertama kali diterapkan pad
sistem R (sebuah sisem riset pada laboratorium riset San Jose, IMB). Kini SQL
dijumpai pada berbagai platform, dari mikrokomputer hingga main frame. SQL
dapat digunakan baik secara berdiri sendiri maupun diletakkan pada
bahasa-bahasa lain seperti C dan Dhelpi. SQL juga telah menjadi bagian dari
sejumlah DBMS, seperti Oracle, Sybase, MySQL, dan informix.
B. Element SQL
Elemen dasar SQL
mencakup pernyataan, nama, tipe data, konstanta, ekspresi, operator relasi,
operator logika, dan fungsi bawaan.
a.
Pernyataan
Merupakan perintah SQL
yang meminta suatu tindakan kepada DBMS (Database
Management System). SQL memiliki kira-kira 30 pertanyaan. Beberapa
pernyataan dasar SQL dilihat pada tabel berikut:
Tabel 2.1 pernyataan SQL
|
Pernyataan
|
Keterangan
|
|
CREATE
|
Menciptakan
basis data, tabel atau indeks
|
|
ALTER
|
Mengubah
struktur tabel
|
|
DROP
|
Menghapus
basis data, tabel atau indeks
|
|
COMMIT
|
Mengakhiri
sebuah eksekusi transaksi data
|
|
ROLLBACK
|
Mengembalikan
ke keadaan semula sekiranya suatu transaksi gagal dilaksanakan
|
|
INSERT
|
Menambahkan
sebuah baris pada tabel
|
|
UPDATE
|
Mengubah
nilai pada sebuah baris
|
|
SELECT
|
Memilih
baris dan kolom pada tabel
|
|
DELETE
|
Menghapus
baris pada tabel
|
|
GRANT
|
Menugaskan
hak terhadap basis data kepada pengguna atau grup pengguna
|
|
REVOKE
|
Embatalkan
hak terhadap basis data
|
Yang semua
dikelompokkan berdasarkan fungsinya masing masing yaitu:
a.
Data Definition Language (DDL) :
Digunakan untuk mendefinisikan data dengan menggunakan perintah : CREATE, DROP,
ALTER.
b.
Data Manipulation Language (DML) :
Digunakan memanipulasi data dengan menggunakan perintah : INSERT, SELECT,
UPDATE, DELETE
c.
Data Control Language (DCL) : Digunakan
untuk mengontrol hak para pemakai data dengan perintah : GRANT, REVOKE
![]() |
Gambar
2.1 komponen SQL
b.
Nama
Nama digunakan sebagai
identitas bagi objek-objek pada DBMS (Database
Managemen System). Contoh pada DBMS adalah tabel, kolom dan pengguna.
c.
Tipe Data
Setiap data memiliki
tipe data. Berikut ini adalah tipe dalam MySQL :
Tabel 2.2 Tipe Data untuk numerik
|
Tipe
|
Keterangan
|
Range
Nilai
|
|
TINYINT
|
Nilai
interger yang sangat kecil
|
Signed
: -128 s.d. 127 unsigned : 0 s.d. 255
|
|
SMALLINT
|
Nilai
integer yang kecil
|
Signed
: -32768 s.d. 32767
Unsigned
: 0 s.d. 65535
|
|
MEDIUMINT
|
Integer
dengan nilai medium
|
Signed
: -8388608 s.d. 8388607
Unsigned
: 0 s.d. 16777215
|
|
INT
|
Integer
dengan nilai standar
|
Signed
:-2147483648 s.d. 2147483647
Unsigned
: 0 s.d. 4294967295
|
|
BIGINT
|
Integer
dengan nilai besar
|
Signed
: -9223372036854775808 s.d 9223372036854775807
Unsigned
: 0 s.d. 18446744073709551615
|
|
FLOAT
|
Bilangan
desimal dengan single-procission
|
Minimum
± 1.175494351e-38
Maksimum
±3.40282346e+38
|
|
DOUBLE
|
Bilangan
desimal dengan double-procission
|
Minimum
±2.2205738585072014e-308
Maksimum
± 1.7976931348623457e+308
|
|
DECIMAL
(M,D)
|
Bilangan
float (desimal) yang dinyatakan sebagai string. M adalah jumlah digit yang
disimpan dalam suatu kolom, N adalah jumlah digit dibelakang koma
|
Tergantung
pada nilai M dan D
|
Keterangan
:
Signed dan Unsigned adalah atribut untuk tipe data
numerik
-
Signed : Data yang disimpan pada suatu
kolom dapat berupa data negatif dan positif.
-
Unsigned : Digunakan agar data yang
dimasukkan bukan data negatif (>=0). Tipe data float tidak dapat dinyatakan
dengan unsigned.
Tabel 2.3 Tipe data string atau karakter
|
Tipe
|
Keterangan
|
Ukuran Maksimum
|
|
CHAR (n)
|
String karakter dengan panjang yang tetap
|
1 M byte
|
|
VARCHAR (n)
|
String dengan panjang yang tidak tetap, maksimum n
|
1 M byte
|
|
TINYBLOB
|
BLOB (Binary Large Object) yang sangat kecil
|
28-1 byte
|
|
BLOB
|
BLOB berukuran kecil
|
216-1 byte
|
|
MEDIUMBLOB
|
BLOB berukuran sedang
|
224-1 byte
|
|
LONGBLOB
|
BLOB berukuran besar
|
232-1 byte
|
|
TINYTEXT
|
String teks yang sangat kecil
|
28- 1 byte
|
|
TEXT
|
String teks berukuran kecil
|
216- 1 byte
|
|
MEDIUMTEXT
|
String teks berukuran medium (sedang)
|
224-1 byte
|
|
LONGTEXT
|
String teks berukuran besar
|
232- 1 byte
|
|
ENUM
|
Enumerasi, kolom dapat diisi dengan satu member
enumerasi
|
65535 anggota
|
|
SET
|
Himpunan, kolom dapat disi dengan beberapa nilai
anggota himpunan
|
64 anggota himpunan
|
Tabel 2.4 Tipe data tanggal dan jam
|
Tipe
|
Range
|
Format
|
|
DATA
|
“1000-01-01”
s.d. “9999-12-31”
|
“0000-00-00”
|
|
TIME
|
“-832:59:59”
s.d. “838:59:59”
|
“0000:00:00”
|
|
DATETIME
|
“1000-01-01
00:00:00” s.d. “9999-12-31 23:59:59:59”
|
“0000-00-00
00:00:00”
|
d. Konstanta
Konstanta menyatakan nilai yang tetap
atau tidak berubah. Konstanta sering
dipakai pada perintah SELECT. Konstanta
dibagi menjadi 2 :
1. Konstanta
bertipe numerik : 200, -3, 1500, 3.25
2. Konstanta
bertipe karakter : “Teknik Informatika”
Keterangan :
Konstanta bertipe karakter
atau string diapit oleh tanda petik tunggal. Dan konstanta dengan nilai pecahan
desimal adalah berupa tanda titik.
e. Operator
Artimatika
Operator arit
matika adalah exspresi untuk memperoleh suatu nilai dari hasil perhitungan.
Contoh :
harga*jumlah+2
Simbol – simbol
yang dapat digunakan pada expresi
aritmatika :
Tabel 2.5 Simbol
Expresi Aritmatika
|
Simbol
|
Keterangan
|
|
*
|
Perkalian
|
|
/
|
Pengurangan
|
|
+
|
Penjumlahan
|
|
-
|
Pengurangan
|
|
%
|
Sisa pembagian
|
f. Operator
Relasi
Merupakan operator yang digunakan untuk membandingakn
suatu nilai dengan nilai yang lain. Biasanya operator relasi digunakan
bersamaan dengan operator logika dalam membantu
untuk menampilkan informasi dengan kriteria tertentu.
Simbol –
simbol yang dapat digunakan pada
operator relasi :
Tabel 2.6 Simbol Operator Relasi
|
Simbol
|
keterangan
|
|
=
|
Sama dengan
|
|
>
|
Lebih besar
|
|
<
|
Lebih kecil
|
|
>=
|
Lebih besar atau sama
dengan
|
|
<=
|
Lebih kecil atau sama
dengan
|
|
<>
|
Tidak sama dengan
|
g. Operator
Logika
Operator logika
ada 3 yaitu OR, AND dan NOT
Tabel 2.7 Operator Logika
|
Simbol
|
keterangan
|
|
NOT atau !
|
Sebagai negasi atau pembalik nilai
|
|
OR atau ||
|
Atau
|
|
AND atau &&
|
Dan
|
h. Operator
Pembanding
Tabel 2.8 Operator Pembanding
|
Simbol
|
Keterangan
|
|
IS
NOT NULL
|
Apakah
sebuah nilai adalah titik kosong (not null)
|
|
IS
NULL
|
Apakah
sebuah nilai adalah kosong (null)
|
|
BETWEEM
|
Apakah
suatu nilai diantara dua batasan nilai
|
|
IN
|
Apakah
suatu nilai berada didalam pilihan yang ada
|
|
NOT
IN
|
Apakah
suatu nilai tidak berada dalam pilihan
yang ada
|
|
LIKE
|
Apakah
suatu nilai sesuai dengan kriteria
tertentu
|
|
NOT
LIKE
|
Apakah
suatu nilai tidak sesuai dengan kriteria tertentu
|
i. Aggregate
Funtions (Fungsi Agregat)
Fungsi adalah
sebuah sub program yang menghasilkan suatu nilai jika dipanggil. Fungsi agregat
adalah fungsi standart didalam SQL,
suatu fungsi yang digunakan untuk melakukan summary, fungsi statistik
standart yang dikenakan pad a suatu tabel atau query.
1. SUM
(Expresi)
2. Fungsi
ini digunakan untuk medapatkan nilai total dari suatu kolom pada suatu tabel
3. AVG
(expresi)
Fungsi ini
digunakan untuk mencari rata-rata dalam suatu kolom dari suatu tabel atau
expresi. Exspresi dalam suatu AVG umumnya adalah nama kolom. Kolom yang dicari
nilai rata-ratanya adalah kolom dengan tipe data numerik.
4. COUNT(x)
Fungsi ini
digunakan untuk menghitung jumlah record
(baris) dari suatu kolom dari suatu baris. X adalah nama kolom yang ingin
dicari jumlah kolomnya.
5. MAX
(expresi)
Fungsi ini
digunakan untuk mencari nilai terbesar dari suatu kolom dari suatu tabel. Kolom
yang ingin dicari nilai terbesarnya memiliki tipe data numerik.
6. MIN
(expresi)
Fungsi ini digunakan
untuk nilai terkecil dari suatu kolom dari suatu tabel. Kolom yang dicari nilai terkecilnya memiliki tipe data numerik.
5
MySQL (My Stuctured Query Language)
MySQL adalah Relation Database Managemen
System (RDBMS) yang didisteribusikan secara gratis di bawah license GPL
(General Public License). Setiap orang bebes menggunakan MySQL tetapi harus bersifat open source. MySQL
menggunakan bahasa SQL (Stuctured Query Language).
Kelebihan, MySQL dalam mengolah
data adalah :
· Kecepatan,
MySQL mempunyai kecepatana paling baik dibanding RDBMS lainnya.
· Mudah
digunakan, dalam perintah MySQL dalam aturan-aturanya relatif mudah di ingat
dan diimplementasikan karena MySQL
menggunakan SQL sebagai bahasa standar database.
· Open
Source, MySQL sudah menggunakan konsep open
source, artinya siapapun dapat ikut dalam mengembangkan MySQL dan hasil pengembangannya
dipublikasikan kepada pemakai.
· Kapabilitas,
MySQL mampu memproses data yang tersimpan dalam database dengan jumlah 50 juta record, 60.000
tabel dan 5.000.000.000 juta baris
· Biaya
murah, pemakai dapat menggunakan MySQL tanpa harus mengeluarkan biaya yang cukup mahal selama mengikuti konsep open
source.
· Keamanan,
MySQL menerapkan sistem keamanan dan hak akses secara bertngkat, termsuk
dukungan dengan keamanan data secara pengacakan lapisan data.
· Lintas
platform, MySQL dapat dijalankan pada beberapa sistem operasi diantaranya yaitu
Linux, Windows, FreeBSD, Novel Netware, Sun Solaris, SCO Open Unix dan IBM’s
AIX.
POKOK BAHASAN 3
DATA DEFINITION LANGUAGE (DDL)
DATA DEFINITION LANGUAGE (DDL)
PENDAHULUAN
Pada
pokok bahasan ini akan dibahas mengenai data definiton language pada SQL,
dimana DDL digunakan untuk manipulasi data dalam basis data. Setelah
mempelajari materi ini di harapkan mahasiswa mampu untuk :
1. Mahasiswa mampu memahami dan melihat basis
data
2. Mahasiswa mampu memahami dan membuat tabel
dari basis data.
3. Mahasiswa
mampu mengelolah dan memanipulasi basis data dan tabel-tabelnya.
PENYAJIAN
( TUTORIAL )
A.
Data
Definition Language (DDL)
DDL
merupakan bagian dari sql yang digunakan untuk mendfinisikan struktur dan
kerangka data dan obyek basis data. Bisa juga dikatakan kelompok perintah yang
berfungsi untuk mendefinisikan atribut-atribut basis data, tabel, batasan-batasan
terhadp suatu atribut, serta hubungan antar tabel.
Tabel 3.1 Perintah – Perintah dalam DDL
|
Perintah
|
Keterangan
|
|
Create
Database
|
Membuat
basis data
|
|
Crop
Database
|
Menghapus
basis data
|
|
Create
Table
|
Membuat
tabel
|
|
Alter
Table
|
Mengubah
atau menyisipkan kolom ke dalam tabel
|
|
Drop
Table
|
Menghapus
tabel dari basis data
|
|
Create
Index
|
Membuat
index
|
|
Drop
Index
|
Menghapus
index
|
POKOK BAHASAN 4
DATA MANIPULATION LANGUAGE (DML)
PENDAHULUAN
Pada pokok
bahasan ini akan dibahas mengenai data manipulation language (DML) dimana data
pada basis data dapat dikelolah dan dimanipulasi dengan menggunakan perintah insert,
select, update dan delete. Setelah mempelajari materi ini
diharapakan mahasiswa mampu :
1.
Mahasiswa
mampu memasukan data ke tabel di Mysql.
2.
Mahasiswa
mampu memanipulasi data dalam basis data di Mysql.
3.
Mahasiswa
mampu melakukan query dalam basis data di Mysql.
PENYAJIAN (TUTORIAL)
A.
Data
Manipulation Language (DML)
Data manipulation language (DML) merupakan perintah-perintah yang
berfungsi untuk melakukan manipulasi data ataupun objek-objek yang ada didalam
tabel. Antara lain : perintah untuk memilih data (query),menyisipkan, mengubah
dan menghapus data dalam basis data.
Bentuk Manipulasi yang dapat dilakukan oleh DML diantaranya adalah
:
1.
Melakukan
pencarian kembali data lama.
2.
Penyisipan
data baru kedalam tabel.
3.
Penghapusan
data.
4.
Pengubahan
data.
5.
Menampilkan
data dengan kriteria tertentu.
6.
Menampilkan
data secara terurut.
DML menurut jenisnya dapat dibagi menjadi 2 jenis yaitu :
1.
Prosedural,
DML membutuhkan pemakai untuk menspesifikasikan data apa yang dibutuhkan dan
bagaimana cara mendapatkannya, contoh paket bahasa prosedural adalah dBase III,
FoxBase.
2.
Non
prosedural, DML membutuhkan pemakai untuk menspesifikasikan data apa yang
dibutuhkan tanpa tahu bagaimana cara mendapatkannya. Contoh paket bahasa non
prosedural adalah SQL (Structured Query Language) atau Query By Example (QBE).
POKOK BAHASAN 5
QUERY DAN VIEW
PENDAHULUAN
Pada pokok bahasan ini akan dibahas
mengenai query dan view dalam basis data. Setelah mempelajari bab ini
diharapkan mahasiswa mampu :
1. Mengelolah data dengan kriteria tertentu.
2. Mengelolah data dari beberapa tabel.
3. Memahami dan membuat view.
4. Dapat memanggil data melalui view.
5. Merubah definisi view.
6. Insert, Update, dan delete data melalui
view.
7. Menghapus (drop) view.
PENYAJIAN (TUTORIAL)
A. Query
Query merupakan suatu proses pengolahan data yang digunakan untuk memberikan
hasil dari basis data berdasarkan kriteria tertentu. Query tidak hanya membaca
atau mengambil data,Query biasanya melibatkan beberapa tabel yang direlasikan
dengan menggunakan field kunci.Namun query juga dapat digunakan pada satu tabel
saja,tetapi hasilnya kurang informatif dan terbatas.
1. Aturan dalam melakukan query antar tabel
:
a. Setiap field disebutkan bersama dengan
nama tabelnya,dipisahkan tanda titik (.)
Syntax : Namatabel.namafield.
Contoh : buku.kode_buku artinya
field kode_buku dari tabel buku.
b. Setiap tabel yang terlibat dalam proses
query harus disebutkan dalam klausa FROM,dengan pemisah koma (,) dimana urutan
tabel tidak mempengaruhi proses query.
POKOK BAHASAN 6
DATA CONTROL
LANGUAGE (DCL) / HAK AKSES USER
PENDAHULUAN
Pada pokok
bahasan ini akan dibahas mengenai manajemen hak akses user terhadap basis data.
Setelah mempelajari bab ini diharapkan mahasiswa mampu :
a)
Mengetahui
dan memahami hak akses dibasis data.
b)
Mengetahui
dan memahami pengaturan hak akses user.
c)
Memahami
dan menerapkan batasan-batasan hak akses user.
PENYAJIAN (TUTORIAL)
A.
Pemahaman
Hak Akses
Basis data yang telah dibuat perlu diatur agar data selalu dalam
keadaan aman dari pemakai yang tidak berhak. Pengaturan hak akses berguna dalam
hal pembatasan pengaksesan suatu data, misalkan hanya pemakai tertentu yang
bisa membaca atau pemakai lain yang justru dapat melakukan perubahan dan
penghapusan data.
Macam-macam perintah yang terkait dengan hak akses adalah SELECT,
INSERT, UPDATE, DELETE, REFERENCES, INDEX, CREATE, ALTER dan DROP.
B.
Mengatur
Hak Akses
Untuk MySQL versi 3.22 keatas dalam manajemen user dapat
menggunakan perintah GRANT dan REVOKE untuk mengatur hak akses pemakai (user).
1.
Perintah
GRANT
Dipergunakan untuk membuat user baru dengan izin aksesnya.
Bentuk umum :
GRANT jenis_akses (“nama_kolom) ON nama_database TO
nama_user IDENTIFIED BY “nama_password” [WITH GRANT
pilihan akses]
Atau
GRANT hak_akses ON namatabel TO pemakai;
Dimana :
· Hak_akses merupakan hak yang diberikan kepada pemakai berupa
SELECT, INSERT saja
atau keduanya. Bila hak akses lebih dari satu antar hak akses dipisahkan dengan
koma (,).
· Nama tabel, menyatakan nama tabel yang akan diakses dan diatur.
· Pemakai,nama pemakai yang telah didaftarkan pada sistem database.
Sejumlah pemakai bisa disebutkan dengan dipisahkan tanda koma (,).
