Tuesday, June 9, 2020

RANGKUMAN
MODUL PRAKTIKUM
BASIS DATA

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Perkenalkan nama saya Bayu Renditya Yusuf, saya lahir di Sidoarjo, 29 Agustus 2001. Saya kuliah di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo dan mengambil jurusan Teknik Informatika
dan jika ingin mengenal lebih dalam tentang universitas saya silahkan akses link berikut: 
umsida.ac.id atau fst.umsida.ac.id

POKOK BAHASAN 1
BASIS DATA, MODEL DATA, DIAGRAM E-R

PENDAHULUAN
Pada pokok bahasan ini berisi penjelasan disertai contoh mengenai konsep basis data, pemodelan data dan pembuatan diagram E-R yang menjadi pemahaman dasar bagi mahasiswa sebelum mempelajari sistem basis data dan Structure Query Language (SQL), dimana konsep ini nantinya digunakan untuk merepresentasikan sebuah system bassis data, diharapkan mahasiswa dapat :
1.       Memahami sistem basis data dan komponennya.
2.       Membuat desain basis data menggunakan ER diagram.
3.       Memahami dan mengimplementasikan fitur-fitur yang ada pada ER diagram.
PENYAJIAN (TUTORIAL)
1.       Konsep System Basis Data
Basis data adalah kumpulan data yang disimpan secara sistematis di dalam computer dan dapat diolah atau dimanipulassi serta dapat diakses dengan mudah dan tepat menggunakan perangkat lunak (program aplikasi) untuk menghasilkan sebuah informasi.

System basis data merupakan ruang lingkup yang lebih luas dari basis data. System basis data memuat sekumpulan basis data dalam suatu system yang mungkin tidak ada hubungan antara satu dengan yang lain, tetapi secara keseluruhan mempunyai hubungan sebagai sebuah system yang didukung oleh komponen lainnya.


Komponen System Basis Data: Perangkat Keras (Hardware), Sistem Operasi (Operating System), basis data (Database), DBMS (Database Management System), Pemakai (User).

DBMS (Database Management System) merupakan bassis data dan set perangkat lunak (software) untuk pengolahan basis data.
2.       Konsep Model Data
Model data merupakan suatu cara untuk menjelaskan tentang data-data yang tersimpan dalam basis data dan bagaimana hubungan antar data tersebut untuk para pengguna (user) secara logika. Secara garis besar model data dapat dikelompokkan menjadi 3 macam yaitu :
1.       Model Data Berbasis Objek (Object based data model)
Merupakan himpunan data dan relasi yang menjelaskan hubungan logic antar data dalam suatu basis data berdasarkan pada objek datanya. Salah satunya adalah Entity Relationship Model.

Model Entity Relationship Diagram (ERD) atau Conceptual Data Model (CDM) merupakan suatu model untuk menjelaskan hubungan antar data dalam basis data berdasarkan suatu persepsi dunia nyata terdiri dari obyek-obyek dasar (entitas) yang mempunyai hubungan atau relasi antar obyek-obyek dasar (entitas) tersebut yang dilukiskan dengan menggunakan symbol-simbol grafik tertentu.

2.       Model Data berbasis Record (Record Based Data Model)
Model ini berdasarkan pada record/rekaman untuk menjelaskan kepada para pemakai tentang logic antar data dalam basis data. Salah satunya adalah Relational model.




Model Rasional merupakan model data yang menjelaskan pada pengguna tentang hubungan logic antar data dalam basis data dengan mempresentasikan nya ke dalam bentuk table-tabel yang terdiri atas sejumlah baris yang menunjukkan record dan kolom yang menunjukkan atribut tertentu.

3.       Physical Based Data Model
Model ini berdasarkan pada teknis penyimpanan record dalam basis data. Model ini jarang digunakan untuk memodelkan data kepada pemakai karena kerumitan dan kompleksitasnya yang tinggi.

3.       Bahasa Basis Data
Bahasa yang digunakan untuk mendefinisikan, dan memanipulasi basis data dikelompokkan 3 macam yaitu :
1.       DDL (Data Definition Language) digunakan untuk mendefinisikan struktur dan kerangka dari basis data yang meliputi :
a.       Membentuk basis data, table, indeks
b.       Mengubah struktur table
c.       Menghapus basis data, table, atau indeks.
2.       DML (Data Manipulation Language) digunakan untuk menjabarkan pemrosesan data pada basis data yang meliputi :
a.       Menambahkan atau menyisipkan data baru ke basis data
b.       Mengolah data yang tersimpan dalam basis data (query)
c.       Mengubah dan menghapus data dalam basis data.
3.       DCL (Data Control Language) digunakan untuk pengaturan hak akses pengguna pada basis data yang meliputi :
a.       Menugaskan hak akses terhadap basis data kepada pengguna atau grup pengguna
b.       Membatalkan hak akses pengguna terhadap bassis data.


4.       Entity Relationship Diagram (ER-D)
Merupakan model data yang dikembangkan berdasarkan obyek atau entitass. ER_D berguna membantu perancang atau analis system pada saat melakukan analis dan perancangan basis data karena model ini dapat menunjukkan macam data yang dibutuhkan dan direlasikan antar data didalamnya.
1.       Komponen ER_Diagram
Sebuah diagram ER tersusun atas tiga komponen, yaitu entitas yang merupakan obyek dasar yang terlibat dalam system, atribut yang berperan sebagai penjelass entitass, kerelasian antar entitas menunjukkan hubungan yang terjadi diantara dua entitas.
a.       Entitas (Entity)
Entitas menunjukkan obyek-obyek dasar yang terkait di dalam system. Obyek dasar dapat berupa orang, benda atau hal yang keterangannya perlu disimpan di dalam basis data. Macam-macam Entitass :
·         Entitas Reguler
Entitas ini disebut juga entitas dominan (strong entity). Keberadaan entitas ini tidak tergantung pada entitas yang lain.
Contoh : Mahasiswa, Matakuliah
·         Entitas Dependen
Entitas ini disebut juga entitas tidak bebas/independen atau entitas lemah (weak entity) atau entitas subordinat. Entitas ini dapat muncul jika ada entitas lain sebagai acuannya (entitass reguler).
Contoh : Matakuliah_konsentrasi, bergantung pada entitas Matakuliah.
·         Entitas super type dan sub type
Entitas super type merupakan entitas yang memiliki tingkatan yang lebih tinggi yaitu membawahi atau mempunyai entitas bagian yang lebih rendah.
Contoh : Entitas Karyawan.
Entitas sub type merupakan entitas yang lebih rendahyaitu entitas yang menjadi entitas bagian dari entitas lain.
Contoh : Entitas karyawan_tetap dan karyawan_tidak_tetap.
b.       Atribut (Attribute)
Merupakan keterangan-keterangan yang terkait pada sebuah entitas yang perlu disimpan ke dalam database. Atribut berfungsi sebagai penjelass pada sebuah entitas. Contoh : mahasiswa mempunyai atribut nim, nama, jurusan, kelamin, tempat_lahir, tanggal_lahir, dsb.
Atribut pada sebuah entitas dibagi menjadi 2 yaitu :
·         Atribut sederhana (simple attribute), yaitu jika atribut berisi sebuah komponen/nilai/elementer.
Contoh : pada entitas mahasiswa adalah tahun masuk = 2013
·         Atribut komposit (composite attribute), yaitu jika atribut berisi lebih dari sebuah komponen nilai.
Contoh : pada entitas mahasiswa adalah tanggal lahir yang terdiri atas komponen nilai tanggal, bulan, tahun.
c.       Kerelasian antar entitas (Entity Relationship)
Mendefinisikan hubungan antara 2 buah entitas. Jenis kerelasian antar entitas dibagi menjadi 3 sebagai berikut :
1.       Kerelasian jenis satu ke satu (one to one), kerelasian terjadi jika kejadian atau transaksi diantara dua entitas yang berhubungan hanya memungkinkan terjadi sebuah kejadian atau transaksi pada kedua entitas.
Dimana setiap tupel (baris) pada entitas A berhubungan dengan paling banyak satu tupel pada entitas B, dan begitu juga sebaliknya setiap tupel pada entitas B berhubungan dengan paling banyak satu tupel pada entitas A.
2.       Kerelasian banyak ke satu (many to one) atau satu ke banyak (one to many), kerelassian ini terjadi jika kejadian atau transaksi diantara dua entitas yang berhubungan hanya memungkinkan terjadi satu kali dalam entitas pertama dan dapat terjadi lebih dari satu kali kejadian atau transaksi pada entitas kedua.
·       Satu ke banyak (one to many)
Dimana satu tupel pada entitas A dapat berhubungan dengan banyak tupel pada entitas B, tetapi tidak sebaliknya, dimana setiap tupel pada entitass B berhubungan dengan paling banyak satu tupel pada entitas A.
·       Banyak ke satu (many to one)
Dimana setiap tupel pada entitas A dapat berhubungan dengan paling banyak satu tupel pada entitas B, tetapi tidak sebaliknya, dimana setiap tupel pada entitas A berhubungan dengan paling banyak satu tupel pada entitas B.

3.       Kerelasian jenis banyak ke banyak (many to many)
Kerelasian jenis ini terjadi jika kejadian atau transaksi diantara dua entitas yang berhubungan memungkinkan terjadi lebih dari satu kali dalam entitas pertama dan kedua.
Dimana setiap tupel pada entitas A dapat berhubungan dengan banyak tupel pada entita B, dan demikian juga sebaliknya, dimana setiap tupel pada entitas B dapat berhubungan dengan banyak tupel pada entitas A.

2.       Langkah-langkah Membuat ER_Diagram
Untuk membuat ER_Diagram secara lengkap dapat dilakukan dengan mengikuti langkah-langkah sebagai berikut :
·         Identifikasi setiap entitas yang terlibat
·         Lengkapi masing-masing entitas dengan atribut yang sesuai
·         Tentukan primary key dari masing-masing entitas
·         Identifikasi setiap kerelasian berikut jenisnya yang terjadi di antara entitas dengan membuat table daftar kerelasian antar entitas
·         Gambarkan simbol-simbol entitas, atribut, dan kerelassian antar entitas secara jelas dan tidak bertabrakan
·         Cek ER_Diagram yang terbentuk dalam hal : kelengkapan entitas, kelengkapan atribut, kelengkapan kerelasian antar entitas dan jenis kerelasian antar entitas.
POKOK BAHASAN 2
STRUCTURED QUERY LANGUAGE (SQL)
 

PENDAHULUAN

            Pada pokok pembahasan ini akan dibahas mengenai stuctured query language (SQL) yang pembahsanya meliputi definisi dan representasi sql, elemen-elemen pad sql serta penerapan operasi elemen sql pad MySQL. Sehingga setelah mempelajari bab ini diharapkan mahasiswa mampu:
e. Menjelaskan definisi dan representasi SQL.
f. Mengetahui elemen-elemen pada SQL.
g. Memahami fungsi-fungsi dan oprasi dalam SQL.
h. Mengetahui cara menginstall MySQL pada sistem operasi Windows.

PENYAJIAN (TUTORIAL)

A.  SQL (Structured Query Language)
SQL merupakan suatu bahasa (language) standar menurut ANSI (American National Standards Institute) yang digunakan untuk mengakses basis data. SQL pertama kali diterapkan pad sistem R (sebuah sisem riset pada laboratorium riset San Jose, IMB). Kini SQL dijumpai pada berbagai platform, dari mikrokomputer hingga main frame. SQL dapat digunakan baik secara berdiri sendiri maupun diletakkan pada bahasa-bahasa lain seperti C dan Dhelpi. SQL juga telah menjadi bagian dari sejumlah DBMS, seperti Oracle, Sybase, MySQL, dan informix.

B.  Element SQL
Elemen dasar SQL mencakup pernyataan, nama, tipe data, konstanta, ekspresi, operator relasi, operator logika, dan fungsi bawaan.

a.      Pernyataan
Merupakan perintah SQL yang meminta suatu tindakan kepada DBMS (Database Management System). SQL memiliki kira-kira 30 pertanyaan. Beberapa pernyataan dasar SQL dilihat pada tabel berikut:




Tabel 2.1 pernyataan SQL
Pernyataan
Keterangan
CREATE
Menciptakan basis data, tabel atau indeks
ALTER
Mengubah struktur tabel
DROP
Menghapus basis data, tabel atau indeks
COMMIT
Mengakhiri sebuah eksekusi transaksi data
ROLLBACK
Mengembalikan ke keadaan semula sekiranya suatu transaksi gagal dilaksanakan
INSERT
Menambahkan sebuah baris pada tabel
UPDATE
Mengubah nilai pada sebuah baris
SELECT
Memilih baris dan kolom pada tabel
DELETE
Menghapus baris pada tabel
GRANT
Menugaskan hak terhadap basis data kepada pengguna atau grup pengguna
REVOKE
Embatalkan hak terhadap basis data

Yang semua dikelompokkan berdasarkan fungsinya masing masing yaitu:
a.      Data Definition Language (DDL) : Digunakan untuk mendefinisikan data dengan menggunakan perintah : CREATE, DROP, ALTER.
b.     Data Manipulation Language (DML) : Digunakan memanipulasi data dengan menggunakan perintah : INSERT, SELECT, UPDATE, DELETE
c.      Data Control Language (DCL) : Digunakan untuk mengontrol hak para pemakai data dengan perintah : GRANT, REVOKE


 















Gambar 2.1 komponen SQL

b.     Nama
Nama digunakan sebagai identitas bagi objek-objek pada DBMS (Database Managemen System). Contoh pada DBMS adalah tabel, kolom dan pengguna.

c.      Tipe Data
Setiap data memiliki tipe data. Berikut ini adalah tipe dalam MySQL :

Tabel 2.2 Tipe Data untuk numerik
Tipe
Keterangan
Range Nilai
TINYINT
Nilai interger yang sangat kecil
Signed : -128 s.d. 127 unsigned : 0 s.d. 255
SMALLINT
Nilai integer yang kecil
Signed : -32768 s.d. 32767
Unsigned : 0 s.d. 65535
MEDIUMINT
Integer dengan nilai medium
Signed : -8388608 s.d. 8388607
Unsigned : 0 s.d. 16777215
INT
Integer dengan nilai standar
Signed :-2147483648 s.d. 2147483647
Unsigned : 0 s.d. 4294967295
BIGINT
Integer dengan nilai besar
Signed : -9223372036854775808 s.d 9223372036854775807
Unsigned : 0 s.d. 18446744073709551615
FLOAT
Bilangan desimal dengan single-procission
Minimum ± 1.175494351e-38
Maksimum ±3.40282346e+38
DOUBLE
Bilangan desimal dengan double-procission
Minimum ±2.2205738585072014e-308
Maksimum ± 1.7976931348623457e+308
DECIMAL (M,D)
Bilangan float (desimal) yang dinyatakan sebagai string. M adalah jumlah digit yang disimpan dalam suatu kolom, N adalah jumlah digit dibelakang koma
Tergantung pada nilai M dan D

Keterangan :
Signed  dan Unsigned adalah atribut untuk tipe data numerik
-        Signed : Data yang disimpan pada suatu kolom dapat berupa data negatif dan positif.
-        Unsigned : Digunakan agar data yang dimasukkan bukan data negatif (>=0). Tipe data float tidak dapat dinyatakan dengan unsigned.


Tabel 2.3 Tipe data string atau karakter
Tipe
Keterangan
Ukuran Maksimum
CHAR (n)
String karakter dengan panjang yang tetap
1 M byte
VARCHAR (n)
String dengan panjang yang tidak tetap, maksimum n
1 M byte
TINYBLOB
BLOB (Binary Large Object) yang sangat kecil
28-1 byte
BLOB
BLOB berukuran kecil
216-1 byte
MEDIUMBLOB
BLOB berukuran sedang
224-1 byte
LONGBLOB
BLOB berukuran besar
232-1 byte
TINYTEXT
String teks yang sangat kecil
28- 1 byte
TEXT
String teks berukuran kecil
216- 1 byte
MEDIUMTEXT
String teks berukuran medium (sedang)
224-1 byte
LONGTEXT
String teks berukuran besar
232- 1 byte
ENUM
Enumerasi, kolom dapat diisi dengan satu member enumerasi
65535 anggota
SET
Himpunan, kolom dapat disi dengan beberapa nilai anggota himpunan
64 anggota himpunan






Tabel 2.4 Tipe data tanggal dan jam
Tipe
Range
Format
DATA
“1000-01-01” s.d. “9999-12-31”
“0000-00-00”
TIME
“-832:59:59” s.d. “838:59:59”
“0000:00:00”
DATETIME
“1000-01-01 00:00:00” s.d. “9999-12-31 23:59:59:59”
“0000-00-00 00:00:00”

d.     Konstanta
Konstanta menyatakan nilai yang tetap atau  tidak berubah. Konstanta sering dipakai  pada perintah SELECT. Konstanta dibagi menjadi 2 :
1.     Konstanta bertipe numerik : 200, -3, 1500, 3.25
2.     Konstanta bertipe karakter : “Teknik Informatika”
Keterangan :
Konstanta bertipe karakter atau string diapit oleh tanda petik tunggal. Dan konstanta dengan nilai pecahan desimal adalah berupa tanda titik.
e.      Operator Artimatika
Operator arit matika adalah exspresi untuk memperoleh suatu nilai dari hasil perhitungan.
Contoh : harga*jumlah+2
Simbol – simbol yang dapat digunakan pada expresi  aritmatika :

Tabel 2.5 Simbol Expresi Aritmatika
Simbol
Keterangan
*
Perkalian
/
Pengurangan
+
Penjumlahan
-
Pengurangan
%
Sisa pembagian

f.      Operator Relasi
Merupakan  operator yang digunakan untuk membandingakn suatu nilai dengan nilai yang lain. Biasanya operator relasi digunakan bersamaan dengan operator logika dalam membantu  untuk menampilkan informasi dengan kriteria tertentu.





Simbol – simbol  yang dapat digunakan pada operator relasi :

Tabel 2.6 Simbol Operator Relasi
Simbol
keterangan
=
Sama dengan
> 
Lebih besar
< 
Lebih kecil
>=
Lebih besar atau sama dengan
<=
Lebih kecil atau sama dengan
<> 
Tidak sama dengan

g.     Operator Logika
Operator logika ada  3 yaitu OR, AND dan NOT

Tabel 2.7 Operator Logika
Simbol
keterangan
NOT atau !
Sebagai  negasi atau pembalik nilai
OR atau ||
Atau
AND atau &&
Dan

h.     Operator Pembanding

Tabel 2.8 Operator Pembanding
Simbol
Keterangan
IS NOT NULL
Apakah sebuah nilai adalah titik kosong (not null)
IS NULL
Apakah sebuah nilai adalah  kosong (null)
BETWEEM
Apakah suatu  nilai diantara dua batasan  nilai
IN
Apakah suatu nilai berada didalam pilihan yang ada
NOT IN
Apakah suatu  nilai tidak berada dalam pilihan yang ada
LIKE
Apakah suatu  nilai sesuai dengan kriteria tertentu
NOT LIKE
Apakah suatu  nilai  tidak sesuai dengan  kriteria tertentu

i.       Aggregate Funtions (Fungsi Agregat)
Fungsi adalah sebuah sub program yang menghasilkan suatu nilai jika dipanggil. Fungsi agregat adalah fungsi standart didalam SQL,  suatu fungsi yang digunakan untuk melakukan summary, fungsi statistik standart yang dikenakan pad a suatu tabel atau query.


1.     SUM (Expresi)
2.     Fungsi ini digunakan untuk medapatkan nilai total dari suatu kolom  pada suatu tabel
3.     AVG (expresi)
Fungsi ini digunakan untuk mencari rata-rata dalam suatu kolom dari suatu tabel atau expresi. Exspresi dalam suatu AVG umumnya adalah nama kolom. Kolom yang dicari nilai rata-ratanya adalah kolom dengan tipe data numerik.
4.     COUNT(x)
Fungsi ini digunakan untuk menghitung  jumlah record (baris) dari suatu kolom dari suatu baris. X adalah nama kolom yang ingin dicari jumlah kolomnya.
5.     MAX (expresi)
Fungsi ini digunakan untuk mencari nilai terbesar dari suatu kolom dari suatu tabel. Kolom yang ingin dicari nilai terbesarnya memiliki tipe data numerik.
6.     MIN (expresi)
Fungsi ini digunakan untuk nilai terkecil dari suatu kolom dari suatu tabel. Kolom yang  dicari nilai terkecilnya memiliki  tipe data numerik.

5 MySQL (My Stuctured Query Language)
MySQL adalah Relation Database Managemen System (RDBMS) yang didisteribusikan secara gratis di bawah license GPL (General Public License). Setiap orang bebes menggunakan MySQL  tetapi harus bersifat open source. MySQL menggunakan bahasa SQL (Stuctured Query Language).

Kelebihan, MySQL dalam mengolah data  adalah :
·       Kecepatan, MySQL mempunyai kecepatana paling baik dibanding RDBMS lainnya.
·       Mudah digunakan, dalam perintah MySQL dalam aturan-aturanya relatif mudah di ingat dan diimplementasikan karena MySQL  menggunakan SQL sebagai bahasa standar database.
·       Open Source, MySQL sudah menggunakan konsep open  source, artinya siapapun dapat ikut dalam  mengembangkan MySQL dan hasil pengembangannya dipublikasikan kepada pemakai.
·       Kapabilitas, MySQL mampu memproses data  yang  tersimpan dalam  database dengan jumlah 50 juta record, 60.000 tabel dan 5.000.000.000 juta baris
·       Biaya murah, pemakai dapat menggunakan MySQL tanpa harus mengeluarkan biaya yang  cukup mahal selama mengikuti konsep open source.
·       Keamanan, MySQL menerapkan sistem keamanan dan hak akses secara bertngkat, termsuk dukungan dengan keamanan data secara pengacakan lapisan data.
·       Lintas platform, MySQL dapat dijalankan pada beberapa sistem operasi diantaranya yaitu Linux, Windows, FreeBSD, Novel Netware, Sun Solaris, SCO Open Unix dan IBM’s AIX.
POKOK BAHASAN 3
DATA DEFINITION LANGUAGE (DDL)

PENDAHULUAN
            Pada pokok bahasan ini akan dibahas mengenai data definiton language pada SQL, dimana DDL digunakan untuk manipulasi data dalam basis data. Setelah mempelajari materi ini di harapkan mahasiswa mampu untuk :
1.      Mahasiswa mampu memahami dan melihat basis data
2.      Mahasiswa mampu memahami dan membuat tabel dari basis data.
3.     Mahasiswa mampu mengelolah dan memanipulasi basis data dan tabel-tabelnya.
PENYAJIAN ( TUTORIAL )
A.    Data Definition Language (DDL)
DDL merupakan bagian dari sql yang digunakan untuk mendfinisikan struktur dan kerangka data dan obyek basis data. Bisa juga dikatakan kelompok perintah yang berfungsi untuk mendefinisikan atribut-atribut basis data, tabel, batasan-batasan terhadp suatu atribut, serta hubungan antar tabel.

Tabel 3.1 Perintah – Perintah dalam DDL
Perintah
Keterangan
Create Database
Membuat basis data
Crop Database
Menghapus basis data
Create Table
Membuat tabel
Alter Table
Mengubah atau menyisipkan kolom ke dalam tabel
Drop Table
Menghapus tabel dari basis data
Create Index
Membuat index
Drop Index
Menghapus index

POKOK BAHASAN 4
DATA MANIPULATION LANGUAGE (DML)

PENDAHULUAN
Pada pokok bahasan ini akan dibahas mengenai data manipulation language (DML) dimana data pada basis data dapat dikelolah dan dimanipulasi dengan menggunakan perintah insert, select, update dan delete. Setelah mempelajari materi ini diharapakan mahasiswa mampu :
1.   Mahasiswa mampu memasukan data ke tabel di Mysql.
2.   Mahasiswa mampu memanipulasi data dalam basis data di Mysql.
3.   Mahasiswa mampu melakukan query dalam basis data di Mysql.

PENYAJIAN (TUTORIAL)
A.  Data Manipulation Language (DML)
Data manipulation language (DML) merupakan perintah-perintah yang berfungsi untuk melakukan manipulasi data ataupun objek-objek yang ada didalam tabel. Antara lain : perintah untuk memilih data (query),menyisipkan, mengubah dan menghapus data dalam basis data.

Bentuk Manipulasi yang dapat dilakukan oleh DML diantaranya adalah :
1.   Melakukan pencarian kembali data lama.
2.   Penyisipan data baru kedalam tabel.
3.   Penghapusan data.
4.   Pengubahan data.
5.   Menampilkan data dengan kriteria tertentu.
6.   Menampilkan data secara terurut.

DML menurut jenisnya dapat dibagi menjadi 2 jenis yaitu :
1.   Prosedural, DML membutuhkan pemakai untuk menspesifikasikan data apa yang dibutuhkan dan bagaimana cara mendapatkannya, contoh paket bahasa prosedural adalah dBase III, FoxBase.
2.   Non prosedural, DML membutuhkan pemakai untuk menspesifikasikan data apa yang dibutuhkan tanpa tahu bagaimana cara mendapatkannya. Contoh paket bahasa non prosedural adalah SQL (Structured Query Language) atau Query By Example (QBE).
POKOK BAHASAN 5
QUERY DAN VIEW

PENDAHULUAN
Pada pokok bahasan ini akan dibahas mengenai query dan view dalam basis data. Setelah mempelajari bab ini diharapkan mahasiswa mampu :
1.       Mengelolah data dengan kriteria tertentu.
2.       Mengelolah data dari beberapa tabel.
3.       Memahami dan membuat view.
4.       Dapat memanggil data melalui view.
5.       Merubah definisi view.
6.       Insert, Update, dan delete data melalui view.
7.       Menghapus (drop) view.

PENYAJIAN (TUTORIAL)
A.  Query
Query merupakan suatu proses pengolahan data yang digunakan untuk memberikan hasil dari basis data berdasarkan kriteria tertentu. Query tidak hanya membaca atau mengambil data,Query biasanya melibatkan beberapa tabel yang direlasikan dengan menggunakan field kunci.Namun query juga dapat digunakan pada satu tabel saja,tetapi hasilnya kurang informatif dan terbatas.
1.   Aturan dalam melakukan query antar tabel :
a.    Setiap field disebutkan bersama dengan nama tabelnya,dipisahkan tanda titik (.)
Syntax : Namatabel.namafield.
Contoh : buku.kode_buku artinya field kode_buku dari tabel buku.
b.   Setiap tabel yang terlibat dalam proses query harus disebutkan dalam klausa FROM,dengan pemisah koma (,) dimana urutan tabel tidak mempengaruhi proses query.
POKOK BAHASAN 6
DATA CONTROL LANGUAGE (DCL) / HAK AKSES USER

PENDAHULUAN
Pada pokok bahasan ini akan dibahas mengenai manajemen hak akses user terhadap basis data. Setelah mempelajari bab ini diharapkan mahasiswa mampu :
a)   Mengetahui dan memahami hak akses dibasis data.
b)   Mengetahui dan memahami pengaturan hak akses user.
c)   Memahami dan menerapkan batasan-batasan hak akses user.

PENYAJIAN (TUTORIAL)
A.  Pemahaman Hak Akses
Basis data yang telah dibuat perlu diatur agar data selalu dalam keadaan aman dari pemakai yang tidak berhak. Pengaturan hak akses berguna dalam hal pembatasan pengaksesan suatu data, misalkan hanya pemakai tertentu yang bisa membaca atau pemakai lain yang justru dapat melakukan perubahan dan penghapusan data.

Macam-macam perintah yang terkait dengan hak akses adalah SELECT, INSERT, UPDATE, DELETE, REFERENCES, INDEX, CREATE, ALTER dan DROP.

B.  Mengatur Hak Akses
Untuk MySQL versi 3.22 keatas dalam manajemen user dapat menggunakan perintah GRANT dan REVOKE untuk mengatur hak akses pemakai (user).

1.   Perintah GRANT
Dipergunakan untuk membuat user baru dengan izin aksesnya.
Bentuk umum :

GRANT jenis_akses (“nama_kolom) ON nama_database TO nama_user IDENTIFIED BY “nama_password” [WITH GRANT pilihan akses]
Atau
GRANT hak_akses ON namatabel TO pemakai;

Dimana :
·     Hak_akses merupakan hak yang diberikan kepada pemakai berupa SELECT, INSERT saja atau keduanya. Bila hak akses lebih dari satu antar hak akses dipisahkan dengan koma (,).
·     Nama tabel, menyatakan nama tabel yang akan diakses dan diatur.
·     Pemakai,nama pemakai yang telah didaftarkan pada sistem database. Sejumlah pemakai bisa disebutkan dengan dipisahkan tanda koma (,).