Sunday, July 4, 2021

 

RANGKUMAN PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER

 Assalamualaikum saya Bayu Renditya Yusuf mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo  Semester 4 Program Studi Informatika Fakultas Sains dan Teknologi.




RANGKUMAN PRAKTIKUM
JARINGAN KOMPUTER

POKOK BAHASAN 1

DASAR FIREWALL (FILTER, NAT, MANGLE)

Filter

Firewall mengimplementasikan packet filtering dan dengan demikian menyediakan fungsi keamanan yang digunakan untuk mengatur arus data, dari dan melalui router. Seiring dengan Network Address Translation itu berfungsi sebagai alat untuk mencegah akses tidak sah ke jaringan langsung terpasang dan router itu sendiri serta sebagai filter untuk lalu lintas keluar.

NAT

Network Address Translation adalah standar Internet yang memungkinkan host pada jaringan area lokal untuk menggunakan satu set alamat IP untuk komunikasi internal dan satu set alamat IP untuk komunikasi eksternal

Mangle

Mangle adalah semacam 'penanda' yang menandai paket untuk proses selanjutnya dengan tanda khusus. Banyak fasilitas lain di RouterOS menggunakan tanda ini, misalnya pohon antrian, NAT, routing. Mereka mengidentifikasi paket berdasarkan tanda dan memprosesnya sesuai.

 

POKOK BAHASAN 2

BRIDGE DAN ROUTING

BRIDGE

Ethernet seperti jaringan ( Ethernet , Ethernet over IP , IEEE802.11 di ap - bridge atau modus jembatan , WDS , VLAN ) dapat dihubungkan bersama-sama menggunakan MAC jembatan. Sebagai jembatan yang transparan , mereka tidak muncul dalam daftar traceroute , dan tidak ada utilitas dapat membuat perbedaan antara tuan rumah bekerja di salah satu LAN dan sejumlah bekerja di LAN lain jika LAN ini dijembatani ( tergantung pada cara LAN saling berhubungan , latency dan data rate antara host mungkin beragam) .

ROUTING

RIB ( Routing Information Base ) berisi informasi routing yang lengkap , termasuk rute statis dan kebijakan aturan routing dikonfigurasi oleh pengguna , informasi routing belajar dari protokol routing , informasi tentang jaringan yang terhubung .

default route

Route dengan dst -address 0.0.0.0 / 0 berlaku untuk setiap alamat tujuan . Rute tersebut disebut rute default . Jika tabel routing berisi rute default aktif, maka tabel routing lookup dalam tabel ini tidak akan pernah gagal.

POKOK BAHASAN 3

“TUNEL,VPN & PROXY”

PPTP

PPTP terowongan yang aman untuk mengangkut lalu lintas IP menggunakan PPP . PPTP merangkum PPP dalam garis virtual yang berjalan di atas IP . PPTP menggabungkan PPP dan MPPE ( Microsoft Point to Point Encryption ) untuk membuat link terenkripsi . Tujuan protokol ini adalah untuk membuat koneksi yang aman dikelola dengan baik antara router serta antara router dan klien PPTP ( klien tersedia untuk dan / atau termasuk dalam hampir semua OS termasuk Windows ) .

L2TP

L2TP adalah protokol terowongan aman untuk mengangkut lalu lintas IP menggunakan PPP. L2TP merangkum PPP dalam garis virtual yang berjalan di atas IP , Frame Relay dan protokol lainnya ( yang saat ini tidak didukung oleh MikroTik RouterOS ) . L2TP menggabungkan PPP dan MPPE ( Microsoft Point to Point Encryption ) untuk membuat link terenkripsi . Tujuan protokol ini adalah untuk memungkinkan Layer 2 dan PPP endpoint untuk berada di perangkat yang berbeda dihubungkan oleh jaringan packet-switched .

Web Proxy

MikroTik RouterOS melakukan proxy HTTP dan HTTP -proxy ( untuk FTP , HTTP dan HTTPS protokol ) permintaan

MikroTik RouterOS mengimplementasikan fitur server proxy berikut :

a.         Regular HTTP Proxy - pelanggan ( sendiri ) menentukan apa server proxy untuk dia

b.        Transparan Proxy - pelanggan tidak tahu tentang proxy yang diaktifkan dan ada tidak memerlukan konfigurasi tambahan untuk web browser client .

c.         Daftar akses dengan metode sumber, tujuan , dan URL yang diminta ( HTTP firewall )

d.        Daftar Cache akses untuk menentukan objek ke cache , dan yang tidak.

e.         Direct Access List - untuk menentukan sumber daya harus diakses secara langsung , dan yang - melalui server proxy lain

f.          Logging fasilitas - memungkinkan untuk mendapatkan dan menyimpan informasi tentang operasi proksi

g.         Induk dukungan proxy - memungkinkan untuk menentukan server proxy lain , ( ' jika mereka tidak memiliki objek yang diminta meminta orang tua mereka, atau ke server asli . )


POKOK BAHASAN 4

“HOTSPOT, DHCP, QUEUE”

HotSpot

HotSpot adalah cara untuk mengotorisasi pengguna untuk mengakses beberapa sumber daya jaringan, tetapi tidak menyediakan enkripsi lalu lintas. Sistem HotSpot mungkin membatasi bitrate setiap pengguna tertentu, jumlah lalu lintas, uptime dan beberapa parameter lain yang disebutkan lebih lanjut dalam dokumen ini.

DHCP

DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) diperlukan untuk distribusi mudah alamat IP dalam jaringan. The MikroTik RouterOS implementasi termasuk server dan client bagian dan kompatibel dengan RFC 2131.

QUEUE

Antrian digunakan untuk membatasi dan memprioritaskan lalu lintas :

a.       Data rate limit untuk alamat IP tertentu , subnet , protokol , port , dan parameter lainnya

b.      membatasi lalu lintas peer-to -peer

c.       memprioritaskan beberapa paket aliran atas orang lain

d.      mengkonfigurasi semburan lalu lintas untuk browsing web lebih cepat

e.       menerapkan batasan yang berbeda berdasarkan waktu

f.        saham yang tersedia lalu lintas antara pengguna yang sama , atau tergantung pada beban saluran

Ada dua cara yang berbeda cara mengkonfigurasi antrian di RouterOS :

·         queue menu sederhana - dirancang untuk memudahkan konfigurasi sederhana , tugas sehari-hari antrian (seperti klien tunggal upload / download pembatasan , pembatasan lalu lintas P2P , dll ) .

·         antrian pohon menu - untuk melaksanakan tugas antrian canggih ( seperti kebijakan prioritas global, kelompok pengguna keterbatasan ) . Membutuhkan arus paket ditandai dari / ip firewall mangle fasilitas .

 

POKOK BAHASAN 5

KOMUNIKASI ANTAR ROUTER & KONEKSI ISP

Topologi

 

 

 

 

 

 


List Hardware

1.      2 (dua) RB



POKOK BAHASAN 6

KOMUNIKASI ANTAR ROUTER, KONEKSI ISP & RADIO

Topologi:


 Hardware:



Nanostation M5

 

Monday, January 18, 2021

Bayu Renditya UMSIDA

                                                                    RANGKUMAN
                                   MODUL PRAKTIKUM
                                        Pemograman Web

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Perkenalkan nama saya Bayu Renditya Yusuf, saya lahir di Sidoarjo, 29 Agustus 2001. Saya kuliah di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo dan mengambil jurusan Teknik Informatika
dan jika ingin mengenal lebih dalam tentang universitas saya silahkan akses link berikut: 
umsida.ac.id atau fst.umsida.ac.id

BAB I PENDAHULUAN

A.    Profil Laboratorium Pemrograman Web Visi Laboratorium

Mewujudkan Laboratorium Pemrograman Web yang bermutu.Tingkat Nasional 2020 di Bidang Informatika dan Komputasi, serta Menjadi Unit Pendukung Kegiatan di Unit Kerja Lain di Lingkungan UMSIDA.”

Misi Laboratorium

 

1.  Menyelenggarakan Praktikum berkualitas dan pembimbingan berdasarkan kurikulum yang terintegratif dan berkelanjutan untuk seluruh Mahasiswa Informatika.

2.  Menyediakan sarana dan prasarana untuk kegiataan penelitian, pengembangan dan inovasi dalam bidang Informatika dan Komputer.

3.  Memberikan pelayanan Laboraturium yang baik dan bermutu.

4.  Meningkatkan Kerjasama dengan Instansi Pemerintah / Swasta / Masyarakat di bidang Informatika dan Komputer di Tingkat Nasional.

Sarana Laboraturium

 

1.      Tersedianya sarana dan prasarana untuk penunjang kegiatan praktikum.

2.      Tersedianya   Asisten   Laboraotium   dan   Asisten                                      Praktikum yang Professional dan sesuai dengan tugasnya.

3.      Adanya koordinasi atau Kerjasama yang baik antara unit unit yang terkait.

4.      Meningkatnya pengelolaan data akademik.

5.      Meningkatnya pelayanan Administrasi Praktikum.

Tujuan Laboraturium

 

1.         Mengembangkan sumber daya laboratorium terpadu untuk peningkatan kualitas pelayanan praktikum, penelitian, pembelajaran dan pengembangan masyarakat.

2.         Mengembangkan    sumber-sumber    pendanaan                                laoratorium          yang berkelanjutan.

3.         Pengembangan sistem manajemen Laboratorium yang sehat dan harmonis.

4.         Mengembangkan kelembagaan laboratorium yang kuat dan dinamis serta meningkatkan kapabilitas dan kompetensi SDM.

Manfaat Laboratorium Pemrograman Web

 

1.                   Diharapkan dapat memfasilitasi pengembangan mata pelajaran TIK (Teknologi Informasi Komputer) sebagai bagian dasar pemanfaatan teknologi untuk mempersiapkan peserta didik yang memadai agar dimasa depan dapat berperan sebagai kontribusi dari penguasaan komputer.

2.                   Untuk menunjang proses pembelajaran yang bermutu, teratur dan berkelanjutan.

3.                   Meningkatkan pengalaman dan keterampilan dalam mengimplementasikan penguasaan komputer pada mata pelajaran lainnya.

4.                   Memberikan dampak kepada siswa untuk lebih terampil mengkomunikasikan teori dengan praktik dalam proses belajar- mengajar.

5.                   Memberikan pengalaman langsung kepada siswa melalui praktik - praktik lapangan.

 

 

Foto Laboratorium Pemrograman Web

 

foto-lab

 

 

 

SOP (Standart Operasional Prosedur)

 

SOP (Standard Operasional Prosedur) adalah suatu pedoman tertulis yang dipergunakan untuk memperlancar kegiatan praktikum teknik Informatika.

a.      Tujuan SOP

 

1.                              Meningkatkan efisiensi pelaksanaan kegiatan praktikum di Laboratorium Teknik Informatika.

2.                              Memberikan sanksi bagi pengguna Laboratorium yang tidak memenuhi aturan.

b.      Pihak Terkait

 

a.      Mahasiswa;

 

b.      Dosen;

 

c.      Laboran;

 

d.      Asisten; dan

 

e.      Kepala Laboratorium;

 

c.      Waktu Dan Tempat Pelaksanaan

Waktu praktikum sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.Tempat pelaksanaan praktikum di Laboratorium Informatika.

c.1    Jumlah tatap muka

 

Jumlah tatap muka praktikum Algoritma dan Pemrograman di Laboratorium Algoritma dan Pemrograman menetapkan 2 kali tatap muka.

c.2    Lama praktikum setiap tatap muka

 

Lama praktikum untuk setiap tatap muka adalah 4.5 jam dengan pertimbangan bahwa setengah jam pertama untuk persiapan peralatan sedangkan satu setengah jam berikutnya untuk materi praktikum .

Jeda waktu antar praktikum 15 menit dengan pertimbangan bahwa “diperlukan waktu kurang lebih 15 menit bagi asisten untuk mempersiapkan pelaksanaan praktikum-berikutnya.

 

 

Prosedur Penggunaan Laboratorium Pemrograman Web

 

1.      Tidak menginstal software pada komputer yang digunakan

 

a.         Tidak menginstal dan menghapus.

 

b.         Tidak membuat akun, didirektori.

 

c.         Tidak menambah atau mengurangi data yang ada, kecuali yang dibutuhkan.

2.         Pelanggaran atas aturan ini dikenakan sanksi tidak dapat mengikuti praktikum berikutnya.

3.         Asisten harus melaporkan terjadinya pelanggaran ke laboran dan mencatat pelanggaran yang terjadi

4.         Kerusakan karena kelalaian praktikan menjadi tanggung jawab praktikan yang bersangkutan.

5.         Tidak membawa makanan dan minuman ke dalam laboratorium

 

 

 

Prosedur Pelaksanaan Praktikum

 

1.         Laboran menyiapkan laboratorium dan perlengkapannya.

2.         Asisten menyiapkan materi praktikum berdasarkan modul praktikum.

3.         Mahasiswa melaksanakan praktikum didampingi asisten dan dosen pembimbing.

4.         Mahasiswa membuat laporan dan diserahkan kepada asisten pada pertemuan berikutnya.

5.         Asisten memeriksa dan menandatangai asistensi laporan praktikum mahasiswa Laporan yang telah diperiksa diserahkan kembali kepada mahasiswa.

6.         Laporan yang telah diperiksa diserahkan kembali kepada mahasiswa.

7.         Pada akhir praktikum, Dosen memberikan tes/ujian yang harus diikuti oleh semua mahasiswa.

8.         Dosen menyerahkan nilai hasil tes/ujian praktikum yang dilaksanakan mahasiswa ke Kepala Laboratorium.

9.         Asisten merekap nilai praktikum (20% tugas + 40 % pelaksanaan praktikum )

10.     Asisten menyerahkan nilai ke Kepala Laboratorium.

11.     Kepala laboratorium merekap nilai praktikum (20 % tugas + 40 % pelaksanaan praktikum + 30 % ujian praktikum + 10% laporan praktikum).

12.     Kepala laboratorium menyerahkan nilai praktikum ke BAA

 

13.     Kalab membuat kartu peserta (lampiran) dengan ketentuan nilai : Dinyatakan lulus praktikum jika nilai minimal praktikum C.


Tabel 1 Daftar Range Nilai

 

Nilai Huruf

Range Nilai

A

>85,1

AB

76-85

B

66-75

BC

56-65

C

46-55

D

36-45

E

>35

 

 

Tata Tertib Praktikum Laboratorium Fakultas Saintek dan Teknologi UMSIDA

1.      Praktikum dilaksanakan tepat waktu sesuai dengan jadwal yang ditetapkan.

2.      Mahasiswa yang terlambat datang atau absen harus memberikan surat/bukti yang dapat dipercaya (surat dokter atau surat keterangan kerja dari perusahaan).

3.      Mahasiswa diperkenankan pindah kelompok/jam/hari praktikum dengan syarat mengkonfirmasi 1 minggu sebelum pelaksanakan praktikum melalui Koordinator Praktikum dan Laboran Informatika

4.      Mahasiswa harus berbusana yang sopan dan rapi ( tidak diperkenankan memakai kaos oblong dan Sandal atau sepatu sandal).

5.      Praktikum dianggap selesai jika mahasiswa telah menyerahkan laporan sementara danalat yang dipinjam dalam keadaan baik, bersih, dan rapi.

6.      Kerusakan alat yang dipinjam oleh“ mahasiswa menjadi tanggung jawab penuh kelompok mahasiswa yang bersangkutan.

7.      Selama praktikum berlangsung, mahasiswa dilarang.. merokok, makan, bergurau, bermain alat, menghidupkan hand phone, atau pun keluar. masuk ruangan tanpa seijin dosen pembimbing / asisten pendamping.

8.      Setelah melakukan praktikum, mahasiswa harus membuat laporan sementara hasil pengamatan praktikum rangkap dua dan menyerahkan kepada dosen pembimbing asisten pada saat meninggalkan ruangan untuk ditanda tangani. (yang nantinya dilampirkan dalam laporan akhir).

9.      Mahasiswa yang tidak melaksanakan praktikum 1 Modul dinyatakan tidak lulus.

10.   Laporan Akhir Praktikum, cover-nya menggunakan Standar Fakultas dan Laporan diserahkan 2 minggu setelah jadwal masing- masing kelompok.

11.   Apabila Laporan diserahkan lebih dari 2 minggu maka dinyatakan TIDAK LULUS dan laporan Praktikum diserahkan ke koordinator praktikum dan kepala lab.

12.   Mahasiswa yang dinyatakan tidak lulus Praktikum harus mengulang dijadwal praktikum berikutnya.

A.    Inventaris Laboratorium Pemrograman Web

·       Monitor 12

·       CPU                 12

·       Mouse                         11

·       Keyboard        11

·       Meja                12

·       Kursi               25

B.     Penggunaan Laboratorium Pemrograman Web

Laboratorium untuk praktikum Algoritma dan Struktur Data.

C.    Peralatan Laboratorium

Di laboratorrum Algoritma dan Struktur Data Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sidoarjo memiliki peralatan Laboratorium yang ada untuk menunjang pelaksanaan praktikum yang berupa :

1.         Modul Praktikum Algoritma dan Struktur Data

 

2.         Komputer

 

3.           LCD

 

4.         Papan Tulis

 

D.    Peralatan Pendukung

 

Software yang digunakan dalam praktikum Algoritma dan Pemrograman adalah Visual C-- 2010.

Flowchart Pelaksanaan Praktikum

 

Langkah-langkah yang dilakukan oleh Laboran, Asisten, Mahasiwa, Dosen dan Kalab disajikan dalam diagram air.



BAB II KURIKULUM

A.    Analisis Materi / Instruksional

Mahasiswa diharapkan dapat :

 

·       Menerapkan teori pemrograman web.

 

·       Mampu mendesain/membangun aplikasi berbasis web baik statis maupun dinamis dengan memanfaatkan PHP sebagai Server Side Scripting dan database MySQL sebagai DBMS.

 

 

B.     Silabus Praktikum

Silabus praktikum Pemrograman Web :

1.      HTML (Hypertext Markup Language)

 

2.      CSS( Cascading Style Sheet)Stack.

 

3.      Javascript

 

4.      PHP

 

5.      Konektivitas PHP dengan MYSQL

 

6.      Desain Web Mobile dengan jQuery Mobile

 

 

 

C.     Satuan Acara Praktikum (SAP)

 

Pert emu an

Ke -

 

Tujuan Intruksi Khusus (TIK)

 

 

Topik

 

 

Sub Topik

 

1

·       Mempelajari dan

mengimplementasikan elemen-elemen dasar

 

HTML

 

·       Element HTML

 

 

HTML kedalam suatu tampilan web

 

·       Fitur Baru HTML5

·       Tag – tag dalam HTML5

·         Form

 

·         Table HTML

 

·         List HTML

 

·         Form HTML

 

·         Image HTML

 

·         Layout HTML

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2

 

 

 

 

 

 

·       Mempelajari dan mengimplementasikan cascading style sheet kedalam suatu halaman web

 

 

 

 

 

 

 

Casca ding Style Sheets

·       Syntax CSS

 

·       Bagaimana menggunakan CSS

·         Background CSS

 

·         Border CSS

 

·         Margin CSS

 

·         Padding CSS

 

·         List CSS

 

·         Dimensi CSS

 

·         Klasifikasi CSS


 

 

 

 

·       Layout dengan CSS

 

 

 

 

 

 

 

 

3

 

 

 

 

 

·       Mempelajari dan mengimplementasikan JavaScript kedalam suatu halaman web

 

 

 

 

 

 

 

Java Script

·       Pengenalan JavaScript

·       Menggunakan JavaScript

·       Variabel JavaScript

·       Operator JavaScript

·       Function JavaScript

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

4

 

 

·       Mempelajari dan mengimplementasikan elemen dasar PHP kedalam suatu halaman web

·       Mempelajari dan mengimplementasikan pernyataan kontrol, array, form, dari pemrograman PHP kedalam suatu halaman web

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PHP

·       Server PHP

 

·       Cara menginstalasi server PHP

·       Menampilkan script PHP di browser

·         Pernyataan if

 

·       Pernyataan switch

·         Pernyataan while

 

·       Pernyataan do- while


 

 

 

 

·         Pernyataan for

 

·         Pernyataan break

 

·       Pernyataan continue

·       Pernyataan exit dan sintaks alternatif.

·         Pengenalan array

 

·       Mengambil array dari sebuah file

·       Penggunaan include() dan require()

·         Pembuatan form

 

·         Elemen form

 

·       Membuat page dalam file yang lain

 

 

 

 

 

5

·       Mempelajari dan mengimplementasikan cara akses MySQL dari PHP, beserta pemrograman web database melalui PHP dengan MySQL

Konek tivitas PHP

denga n MYS QL

·       Langkah – langkah mengambil data dari database MySQL

·       Membuat koneksi


 

 

 

 

·       Keluar dari koneksi

·       Memilih database yang digunakan

·       Mengetahui nama – nama table

·       Membuat database dan table

·       Fungsi – fungsi MySQL

 

 

 

 

 

 

 

 

 

6

 

 

 

 

 

 

·       Mempelajari dan mengimplementasikan cara desain web mobile dengan jQuery Mobile

 

 

 

 

desain web mobile denga n jQuery Mobil e

·       Langkah – langkah sebelum mendesain web mobile

·       Membuat basic template

·       membuat aplikasi mobile dengan menggabungkan PHP, MYSQL dan jQuery Mobile

POKOK BAHASAN 1

HTML ( Hypertext Markup Language )

 

A. Tujuan:

1.     Mengenal dan mengetahui tentang pemrograman berbasis HTML

2.     Memahami dan mengetahui struktur dan fitur - fitur pada HTML

3.     Mahasiswa mampu menuliskan kode - kode HTML

4.     Memahami tentang pembuatan dan fungsi form

 

B. Dasar Teori

HTML adalah, (Hypertext Markup Language) sebuah bahasa standar yang digunakan oleh browser internet untuk membuat halaman dan dokumen pada sebuah Web yang kemudian dapat diakses dan dibaca layaknya sebuah artikel. HTML juga dapat digunakan sebagai link-link antara file-file dalam situs atau dalam computer dengan menggunakan localhost, atau link yang menghubungkan antar situs dalam dunia internet.

 

Standar minimum elemen HTML adalah:

·       Document Type Declaration (DTD)

·       Head

·       Body

<DTD>

<html>

               <head>

<!---terdiri dari elemen-elemen yang mendeklarasikan konten sebagai pendukung lingkungan seperti title, meta dokumen, CSS, Javascript -->

               </head>

               <body>

<!---terdiri dari elemen-elemen yang diinterpretasikan sebagai tampilan web -->

               </body>

</html>

 
 

 

 

 

 

 

 

 


DTD

Sebagai standar versi dokumen W3C yaitu suatu deklarasi yang digunakan untuk mengidentifikasi jenis dokumen HTML yang digunakan sehingga browser dapat menentukan bagaimana memperlakukan kode tersebut.

Contoh DTD pada HTML versi 4:

<!DOCTYPE HTML PUBLIC "-//W3C/IDTD HTML 4.01 Transitional/lEN" ''http://www . w3.orglTRlhtml4/loose.dtd">

 

Meta Dokumen

Elemen meta sebagai identitas dari halaman web yang bias a terdiri dari owner, keyword, layout, ataupun inisialisasi proses seperti refresh.

Contoh:

·       <meta http-equiv="Content-Type" content="text!html; charset=UTF-8" />

·     <meta name="keywords" content="blog, web development, indonesia, html, css" I> • <meta name="description" content="Tentang dasar-dasar HTML" />

 

Keterangan tag-tag lainnya dapat dilihat pada tabel 1 dibawah.

 

Pada perkembangannya, versi HTML yang mulai dipakai saat ini adalah HTML5                       ( HTML Versi 5) yang merupakan standar baru pada pemrograman web berbasis HTML. HTML5 menawarkan fitur barn dan kemudahan penggunaan tag-tag html. HTML5 menggantikan versi HTML sebelumnya, HTML 4.01 yang diperkenalkan pada 1999. Sejak saat itu, telah terjadi banyak perubahan pada web. Walaupun HTML5 masih dalam tahap pengembangan, namun browser­browser modern sudah banyak yang mendukung standar HTML baru ini. Untuk tag-tag html versi sebelumnya masih dipakai di modul ini.

 

Fitur Baru HTML5

HTML5 menawarkan banyak fitur yang menarik. Berikut ini adalah beberapa fitur HTML5 yang cukup menarik.

* Tag <canvas> untuk menggambar 2D

* Tag <video> dan <audio> untuk media playback * Mendukung penyimpanan lokal

* Tag khusus, <article>, <footer>, <header>, <nav>, <section>

* Kontrol barn pada form, seperti kalender,tanggal, waktu, email, url, dan search

 

Tabel 3 tag-tag dalam HTML 5

 

.

 

 

Tag

 

 

 

Deskripsi

<!- ... ->

 

 

 

mendefinisikan komentar

<!DOCTYPE>

mendefinisikan jenis document

<a>

 

 

 

mendefinisikan hyperlink

<area>

 

 

 

mendefinisikan area

<article>*

 

 

mendefinisikan artikel

<aside>*

 

 

 

mendefinisikan content selain content halaman

<audio>*

 

 

 

mendefinisikan audio

<b>

 

 

 

mendefinisikan text tebal

<body>

 

 

 

mendefinisikan element body

<br>

 

 

 

mendefinisikan baris baru

<button>

 

 

 

mendefinisikan document button/tombol

<canvas>*

 

 

Mendefinisikan document grafis

<caption>

 

 

mendefinisikan document table caption

<col>

 

 

 

mendefinisikan atribut untuk kolom table

<colgroup>

 

 

mendefinisikan kolom table

<command>*

mendefinisikan perintah tombol

<datalist>*

 

 

mendefinisikan dropdown list

<dd>

 

 

 

mendefinisikan definisi deskripsi

<del>

 

 

 

mendefinisikan text yang di hapus

<details>*

 

 

mendefinisikan suatu elemen

<dialog>*

 

 

mendefinisikan dialog (conversation)

<div>

 

 

 

mendefinisikan bagian dalam suatu document

<dl>

 

 

 

mendefinisikan daftar

<dt>

 

 

 

mendefinisikan istilah

<em>

 

 

 

mendefinisikan text rapat

<embed>*

 

 

mendefinisikan external content

<fieldset>

 

 

mendefinisikan fieldset

<figure>*

 

 

mendefinisikan isi media, dan keterangan

<footer>*

 

 

mendefinisikan bagian footer

<form>

 

 

 

mendefinisikan formulir

<h I> sampai <h6>

mendefinisikan header

<head>

 

 

 

mendefinisikan informasi tentang document

<header>*

 

 

mendefinisikan sebuah header untuk bagian suatu halaman

<hgroup>*

 

 

mendefinisikan informasi tentang bagian sebuah document

<hr>

 

 

 

mendefinisikan garis horisontal

<html>

 

 

 

mendefinisikan document html

<i>

 

 

 

mendefinisikan text italic

<iframe>

 

 

 

mendefinisikan inline sub frame

<img>

 

 

 

mendefinisikan gambar

<input>

 

 

 

mendefinisikan input

<keygen>*

 

 

mendefinisikan sebuah kunci yang dihasilkan dalam bentuk

<label>

 

 

 

mendefinisikana label untuk form

<legend>

 

 

 

mendefinisikan judul di fieldset

<li>

 

 

 

mendefinisikan list

<link>

 

 

 

mendefinisikan refrensi sumber

<map>

 

 

 

mendefinisikan peta gambar

<mark>*

 

 

 

mendefinisikan text yang ditandai

<menu>

 

 

 

mendefinisikan daftar menu

<meta>

 

 

 

mendefinisikan meta information

<meter>*

 

 

mendefinisikan ukuran yang sudah di tetapkan

<nav>*

 

 

 

mendefinisikan navigation link

<noscript>

mendefinisikan bagian noscript

<object>

mendefinisikan sebuah object

<01>

mendefinisikan daftar angka

<optgroup>

mendefinisikan grup pilhan

<option>

mendefinisikan drop-down option

<output>*

mendefinisikan beberapa jenis output

<p>

mendefinisikan paragraph

<pre>

mendefinisikan text ke format awal

<progress>*

mendefinisikan kemajuan suatu tugas apapun

<rp>*

digunakan untuk menentukan apakah browser mendukung ruby

<rt>*

menjelaskan tentanf penngunaan ruby

<ruby>*

mendefinisikan ruby annotations.

<script>

mendefinisikan script

<section>*

mendefinisikan section

<select>

mendefinisikan selectable list

<small>

mendefinisikan text kecil

<source>*

mendefinisikan media resources

<span>

mendefinisikan bagian dalam sebuah document

<strong>

mendefinisikan text pekatltebal

<style>

mendefinisikan style untuk css

<sub>

mendefinisikan subscripted text lawan pangkat

<sup>

mendefinisikan superscripted text pangkat

<table>

mendefinisikan table

<tbody>

mendefinisikan table body

<td>

mendefinisikan table cell

<textarea>

mendefinisikan text area

<tfoot>

mendefinisikan table footer

<th>

mendefinisikan table header

<thead>

mendefinisikan table header

<time>*

mendefinisikan date/time

<title>

mendefinisikan judul document

<tr>

mendefinisikan baris table

<ul>

mendefinisikan daftar

<video>*

mendefinisikan video

Keterangan Yang bertanda (*) adalah tag baru yang tidak ada di html 4.

Dari tabel tag-tag html diatas kita tidak perlu menghafal semua, karena pada pengaplikasiannya tidak semua tag dipakai.

 

C. Instruksi Percobaan Praktikum

·       Buat direktori folder kerja dengan nama direktori sesuai dengan NIM anda masing-masing

·       Ketik dokumen percobaan pada notepad atau notepad++

·       Simpan file hasil kerja anda pada folder yang sudah anda buat dengan ekstensi .html

·       Jalankan file hasil kerja anda pada browser seperti Mozilla atau Google Chrome (ada beberapa latihan mengharuskan anda menggunakan Google Chrome). Dan buat laporan

Pokok Bahasan II

CSS (Cascading Style Sheet)

 

A.  Tujuan

1.   Mahasiswa mampu membuat style sheet pada dokumen HTML

2.   Mahasiswa memahami aturan penulisan pada CSS

3.   Mahasiswa mampu membuat layout website dengan CSS

 

B.  DasarTeori

Cascading Style Sheet (CSS) merupakan aturan untuk mengendalikan beberapa komponen dalams ebuah web sehingga akan lebih terstruktur dan seragam. CSS bukan merupakan bahasa pemrograman.

Sama halnya styles dalam aplikasi pengolahan kata seperti Microsoft Word yang dapat mengatur beberapa style, misalnya heading, subbab, bodytext, footer, images, dan style lainnya untuk dapat digunakan bersama-sama dalam beberapa berkas (file).

Pada umumnya CSS dipakai untuk memformat tampilan halaman web yang dibuat dengan bahasa HTML dan XHTML. CSS dapat mengendalikan ukuran gambar, warna bagian tubuh pada teks, warna table, ukuran border, warna border, warna hyperlink, warna mouse over, spasiantar paragraph, spasiantarteks, margin kiri, kanan, atas, bawah, dan parameter lainnya. CSS adalahbahasa style sheet yang digunakan untuk mengatur tampilan dokumen. Dengan adanya CSS memungkinkankitauntukmenampilkanhalaman yang samadengan format yang berbeda.

Sejarah CSS

Nama CSS didapat dari fakta bahwa setiap deklarasi style yang berbeda dapat diletakkan secara berurutan, yang kemudian membentuk hubungan ayah-anak (parent-child) pada setiap style. CSS sendiri merupakan sebuah teknologi internet yang direkomendasikan oleh World Wide Web Consortium atau W3C padatahun 1996. Setelah CSS distandarisasikan, Internet Explorer dan Netscape melepas browser terbaru mereka yang telah sesuai atau paling tidak hampir mendekati dengan standar CSS.

Versi

Untuk saat ini terdapat tiga versi CSS, yaitu CSS1, CSS2, dan CSS3. CSS1 dikembangkan berpusat pada pemformatan dokumen HTML, CSS2 dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan terhadap format dokumen agar bisa ditampilkan di printer, sedangkan CSS3 adalah versi terbaru dari CSS yang mampu melakukan banyak hal dalam desain website. CSS3 mendukung penentuan posisi konten, downloadable, huruf font, tampilan pada table /table layout dan media tipeuntuk printer. Kehadiran CSS yang ketiga diharapkan lebih baik dari versi pertama dan kedua.

Penulisan

h1 {

color: #0789de;

}

Saat masuk pada bagian CSS, sering dijumpai kode sebagai berikut:

 

 

 

Bagian pertama sebelum tanda ‘{}’ dinamakan selector, sedangkan yang diapitoleh ‘{}’ disebut declaration yang terdiri dari dua unsur, yaitu property dan value. Selector dalam pernyataan di atas adalah h1, sedangkan color adalah property, dan #0789de adalah value. Selain itu ada tiga metode penulisan CSS atribut, yaitu:

Inline Style Sheet

CSS didefinisikan langsung pada tag HTML yang bersangkutan. Cara penulisannya cukup dengan menambahkan atribut style=”…”dalam tag HTML tersebut. Style hanya akan berlaku pada tag yang bersangkutan, dan tidak akan memengaruhi tag HTML yang lain.

Embedded Style Sheet

CSS didefinisikan terlebih dahulu dalam tag <style> … </style> di atas tag <body>. Pada pendefinisian ini disebutkan atribut-atribut CSS yang akan digunakan untuk tag-tag HTML, yang selanjutnya dapat digunakan oleh tag HTML yang bersangkutan.

 

 

 

External Style Sheet

Menempatkan aturan CSS secara terpisah, style shet external terhubung dengan dokumen melalui elemen head. File style sheet text disimpan menggunakan ekstensi .css.

Syntax CSS

Syntax pada CSS terdiri dari tiga bagian, yaitu selector, property dan value

Selector {property: value}

 

 


Bagian selector untuk menentukan pada elemen/tag HTML apa style tersebut diterapkan. Selector dapat berupa nama Id elemen atau nama class. Property dapat diisi dengan jenis warna, ukuran, perataan margin dll, sedangkan value diisi dengan nilai property nya, misalnya red untuk warna dll. Setiap akhir penulisan property dan value diakhiri dengan tanda titik koma (semicolon). Tanda ini juga digunakan sebagai pemisah antar satu property dengan property lain.

            P{font-family: “sans serif”}

Jika value lebih dari sebuah kata, maka harus diapit dengan tanda kutip ganda diantara value:

 

Jika Anda ingin menetapkan lebih dari satu property, maka property harus dipisahkan dengan titik kome (semicolon). Berikut ini adalah contoh yang menampilkan pendefinisian elemen paragraph agar rata tengah serta warna text nya adalah merah:

               P{text-align:center;color:red}

 


               P{

                       Text-align: center;

                       Color: black;

                       Font-family: arial

                    }

Agar definisi style lebih mudah dibaca, maka kita dapat menuliskannya dengan bentuk berikut:

 

 

Class Selector

Dengan menggunakan class selector, kita dapat mendefinisikan style yang berbeda untuk elemen HTML yang sama. Secara umum syntax style untuk class adalah sebagai berikut:

.namaKelas{

    Property1: value1;

Property2: value2;

.

.

}

Misalnya kita ingin mendefinisikan dua buah tipe paragraph yaitu paragraph dengan rata kanan, sedang yang lainnya adalah rata tengah. Berikut bentuk penulisannya:

               p.right {text-align: right}

               p.center {text-align: center}

 

 


Dalam dokumen HTML kita harus menambahkan atribut class:

               <p class=”right”>This paragraph will be right-aligned. </p>

               <p class=”center”>This paragraph will be center-aligned. </p

              

 

 


               .center {text-align: center}

Pada contoh dibawah ini, semua elemen HTML dengan class=”center”, akan menjadikan rata tengah.

 

Pada dokumen HTML dibawah, elemen h1 dan elemen p menggunakan class “center”, artinya kedua elemen tersebut akan mengikuti aturan pada selector “center”:

<h1 class=”center”>This heading will be center-aligned </h1>

<p class=”center”>This paragraph will also be center-aligned </p>

 

 


Id selector

Kita juga dapat mendefinisikan style dengan menggunakan id selector. nid selector didefinisikan dengan menggunakan karakter #.Berikut adalah contoh penggunaan id selector:

#green {color: green}

 


                    p#para1 {

                    text-align: center;

                    color: red}

Aturan style dibawah ini akan diterapkan pada elemen p yang menggunakan id dengan value adala “para1”.

 

 

Komentar pada CSS

/* This is a comment */

p {

text-align: center;

/* This is anhoter comment */

color: black

font-family: arial

}

Komentar digunakan untuk menjelaskan baris kode Anda, sehingga dapat membantu juga suatu hari nanti Anda akan melakukan pengeditan terhadap source code. Sebuah komentar akan diabaikan oleh browser. Komentar pada CSS dimulai dengan dengan /* dan diakhiri dengan */, seperti contoh berikut:

 

 

 

 

 

C.  Intruksi Percobaan Praktikum

·        Ketik dokumen halaman web pada Notepad atau notepad++

·        Capture screen hasil tampilan pada browser

·        Buat laporan dari hasil percobaan dan tugas

Pokok Bahasan III

JAVA SCRIPT

 

A. Tujuan

1. Memahami tentang struktur javascript.

2. Memahami tentang pemrograman di javascript.

3. Memahami tentang pemakaian object dan form.

 

B. Dasar Teori

Javascript adalah bahasa scrip yang ditempel pada kode HTML dan diproses disisi klient. Dengan adanya bahasa ini, kemampuan HTML menjadi semakin luas. Contoh: untuk menvalidasi masukan pada formulir sebelum formulir dikirim ke server.

Javascript bukan bahasa java dan merupakan dua bahasa yang berbeda. Javascript diinterpretasikan oleh klient, sedang java dikompilasi oleh program dan hasil kompilasinya dijalankan oleh clien.

 

Struktur Javascript

<script language=”javascript”>

<!—

Penulisanjavascriptkode

//-->

</script>

Keterangan <!--//--> umumnya disertakan dengan tujuan agar sekiranya browser tidak mengenali javascript maka browser akan memperlakukannya sebagai komentar sehingga tidak di tampilkan dijendela browser.

 

Javascript sebagai bahasa berorientasikan objek

Properti

Adalah atibut dari sebuah objek. Contoh: objek mobil mempunyai property warna mobil.

Penulisan:

nama_objek.nama_properti=nilai

window.defaultstatus=”selamat belajar javascript”

Metode

Adalah sekumpulan kode yang digunakan untuk melakukan sesuatu tindakan terhadap objek.

Penulisannya:

nama_objek.nama_method(parameter)

document.write(“halo”)

Letak javascript dalam HTML

Skrip javascript dalam dokumen HTML dapat diletakkan pada:

1. Bagian head

2. Bagian body

 

Table 1. Aritmatic operator

Operator

Description

Example

Result

+

Penjumlaha

X=2

Y=2

X+y

4

-

Pengurangan

X=5

Y=2

X-y

 

3

*

Perkalian

X=5

Y=3

X*y

20

/

Pembagian

15/5

5/2

3

2.5

%

Modulus

5%2

10%8

10%2

1

2

0

++

Penaikan

X=5

X++

X=6

--

Penurunan

X=5

X--

X=4

 

Tabel 2. Assignment Operator

Operator

Keterangan

Example

Is the same as

=

Pemberian nilai

X=y

X=y

+=

Penambahan bilangan

X+=y

X=x+y

-=

Pengurangan bilangan

x-=y

X=x-y

*=

Pengalian bilangan

X*=y

X=x*y

/=

Pembagian bilangan

x/=y

X=x/y

%=

Perolehan sisa bagi

X%=y

X=x%y

 

Tabel 3. Comparisson Operator

Operator

Description

Example

==

Kesamaan

5==8 return false

===

Is equel to (checks for both value and type)

X=5

Y=”5”

X==y return false

X===y return false

!=

Ketidaksamaan

5!=8 return true

> 

Lebihdari

X*=y5>8 return false

< 

Kurangdari

5<8 return false

>=

Lebihbesaratausamadengan

5>= return false

<=

Kurangdariatausamadengan

5<=8 return true

 

Tabel 4. Comparisson Operator

Operator

Description

Example

&&

And

X=6

Y=3

(x<10&&y>1) return true

||

Or

X=6

Y=3

(x==5||y==5) return false

!

Not

X=6

Y=3

!(x==y) return true

 

C. Instruksi Percobaan Praktikum

·       Buat direktori/folder kerja dengan nama direktori sesuai dengan NIM anda masing-masing

·       Ketik dokumen percobaan pada notepad atau notepad++

·       Simpan file hasil kerja anda pada folder yang sudah anda buat dengan ekstensi.html

·       Jalankan file hasil kerja anda pada browser seperti Mozilla atau Google. Dan buat laporan

Pokok Bahasan IV

PHP

 

A.  Tujuan

1.   Mengenalkan kepada mahasiswa tentang pemrograman PHP.

2.   Mahasiswa mampu memahami Instalasi Apache dan PHP.

3.   Memahami tentang struktur control.

4.   Mahasiswa dapat membuat halaman web dengan menggunakan script HTML dan PHP.

 

B.  Dasar Teori

PHP (preprocessor Hypertext) adalah bahasa scripting yang menyatu dengan HTML dan dijalankan pada server side. Artinya semua sintaks yang diberikan akan sepenuhnya dijalankan pada server sedangkan yang dikirimkan ke browser hanya hasilnya saja berupa HTML. Untuk membedakan perintah HTML dan PHP digunakan tanda <? … ?>atau<?php … ?>

PHP dapat diaplikasikan dengan berbagai macam database, seperti MySQL, PostgreSQL,, Oracle, dan lannya.

Beberapa script dasar PHP

·     Menampilkan text

Echo”..text…<br>”

<br> : ganti baris

·     Variable

-      Untuk membuat variable diberi tanda dollar ($). Variable berfungsi untuk menyimpan suatu nilai dan dapat berubah-ubah. Penulisan variable yang benar adalah :

-      Karakter pertama tidak boleh berupa angka (harus berupa huruf atau garis bawah)

-      Tidak mengandung spasi

-      Pemakaian huruf capital dan huruf kecil dibedakan

Contoh penulisan variable :

$data, $data1, $data_ku

PHP dapat anda Download secara free atau cuma-cuma. Kunjungi saja situs www.php.net, dan download versi terbarunya.

 

INSTALASI

Instalasi apache :

1.   Appserv-win32-2.5.10.exe

2.   Klik next, sampai ada isian seperti berikut:

Server name :www.umsida.ac.id

Administrator email address :admin@umsida.ac.id

3.   Next sampai ada isian berikut :

User admin : umsida

Password                : umsida

4.   Klik next sampai Finish

5.   Test koneksi dengan mengetikkan : http:/localhost di Internet Explorer, Mozilla Firefox atau Google Chrome.

 

6.   Test apakah php sudah terinstal dengan baik : Klik php information version. 5.2.86

Gambar 4.2. Tampilan info.php

 

Tag dalam php

Banyak cara untuk menyisipkan php dalam script html, ada berbagai macam bentuk tag yang dapat digunakan, antara lain :

a.    Cara 1

<?php                     Menandai awal tag

……..

?>                           Menandai akhir tag

b.   Cara 2

<?                           Menandai awal tag

……..

?>                           Menandai akhir tag

c.    Cara 3

<%                          Menandai awal tag

……..

%>                          Menandai akhir tag

Cara ini sama dengan tag pada ASP. Opsi ini bisa dilakukan jika nilai asp_tags pada php.ini bernilai on.

d.   Cara 4

<script language=”php”>              Menandai awal tag

……...

</script>                                        Menandai akhir tag

Ada kalanya sebagai pemrograman, karena banyaknya kode program atau variable dalam program, perlu menandai atau memberi komentar pada program. Komentar pada program merupakan tulisan pada program yang tidak dieksekusi. Pada PHP, ada 3 macam cara penulisan:

a)     /*komentar*/

Tulisan apapun yang berada diantara ‘/*’ dan ‘*/’ akan dianggap sebagai komentar. Cara seperti ini sangat berguna dan efisien untuk pemberian komentar yang memakan banyak baris.

b)   //komentar

Tulisan di baris yang sama setelah ‘//’ akan dianggap sebagai komentar. Cara ini berguna untuk pemberian komentar singkat yang tak lebih dari 1 baris saja.

c)   #komentar

Sama seperti ‘//’, tulisan di baris yang sama setelah ‘#’ akan dianggap sebagai komentar. Cara ini berguna untuk pemberian komentar singkat yang tak lebih dari 1 baris saja.

 

C.  Instruksi Praktikum

1.   Buat direktori kerja / Folder di webserver computer anda, kalau menggunakan Appserv buat folder di C:\Appserv\www\folder_anda

2.   Beri nama direktori kerja anda dengan NIM anda masing-masing.

3.   Gunakan editor notepad, notepad++ atau editor lainnya.

4.   Simpan hasil kerja anda dengan ekstensi .php

5.   Jalankan skrip yang anda buat dengan cara ketik pada browser localhost/nama_folder_anda/nama_file.php

6.   Printscreen setiap percobaan yang anda lakukan dan tampilkan di laporan praktikum.

 

 

Array

Array merupakan suatu variable yang dapat berisi banyak data dalam waktu yang sama.

Pendefinisian Array dapat dibentuk dengan format berikut:

$nama_array = array(elemen_1, … , elemen_n);

Untuk menghitung jumlah elemen array digunakan fungsi count(), dengan format count)$nama_array)

§  Operator

Dalam PHP juga dapat melakukan prosesoperasi, baik itu penjumlahan, operasi logika, ataupun operasi pembanding.

Operator Matematika yang digunakan dalam PHP yaitu:

Operator

Fungsi

Operator

Fungsi

-

Penjumlahan

-

Pengurangan

*

Perkalian

/

Pembagian

%

Sisa pembagian

++ , --

Perkalian,

Penurunan

 

Operator pembanding yang digunakan dalam PHP yaitu:

Operator

Fungsi

Operator

Fungsi

==

Sama dengan

< 

Kurang dari

> 

Lebih dari

<=

Kurang dari atau sama dengan

>=

Lebih dari atau sama dengan

!=, <>

Tidak sama dengan

 

Selain itu, operator Logika juga dapat digunakan di PHP, antara lain, and (&&), or(||), xor, dan !.

§  Penulisan Karakter Khusus dengan tanda \

Karakter yang ditulis dengan diawali tanda (\) yaitu:

Karakter

Keterangan

Karakter

Keterangan

\”

Tanda petik ganda

\\

Tanda backslash

\$

Tanda $

\n

Pindah baris

\t

Tab

\x00 s.d \xFF

Heksadesimal

 

§  Tipe Data

Tipe data yang dikenal pada pemrograman PHP yaitu :

Tipe data

Keterangan

Integer

Tipe data bilangan bulat

Double

Tipe data bilangan real

String

Tipe data teks

 

§  Konversi Data

Fungsi-fungsi yang digunakan dalam PHP untuk mengkonversikan tipe data ke tipe data yang lain yaitu dengan memberikan fungsi intval, doubleval, dan strval. Atau dengan menggunakan teknik cast, yaitu dengan mengubah tipe ekspresi yang akan dikonversi.

§  Menampilkan Tanggal dan Waktu

Untuk menampilkan tanggal dan waktu secara update, dapat menggunakan perintah date dengan format-format berikut :

Format

Keterangan

a, A

am atau pm, AM atau PM

d, D

hari/tanggal dalam 2 digit, hari (Sun…Sat)

F

Nama bulan (January…December)

g, G

Jam (1…12), jam (0…23)

Z

Hari dari tahun (0…365)

y, Y

Tahun dalam 2 digit, tahun dalam 4 digit

h, H

Jam (01…12), (00…23)

I

Menit (00…59)

m, M

Nama bulan (01…12), nama bulan (Jan…Dec)

S

Detik

W

Hari (0=Sunday..6=Saturday)

POKOK BAHASAN V

Konektivitas PHP dengan MYSQL

 

A.  Tujuan

1.   Memahami langkah-langkah koneksi Php dengan MySQL.

2.   Memahami perbedaan pengambilan record dari database.

 

B.  Dasar Teori

Langka-langkah koneksi PHP-MySQL

1.   Membuka koneksi ke server MySQL

mysql_conner

digunakan untuk melakukan uji dan koneksi kepada server database MySQL.

Sintaks :

$conn = mysql_connect (“host”,”username”,”password”);

 
 

 


$conn  : adalah nama variable penampung status hasil koneksi kepada database.

Host    : adalah nama host atau alamat server database MySQL.

Username        : adalah nama user yang telah diberi hak untuk dapat mengakses server database

Password         : adalah kata sandi untuk username untuk dapat masuk kedalam database.

2.   Memilih database yang akan digunakan di server

mysql_select_db

digunakan untuk melakukan koneksi kepada database yang dalam server yang berhasil dikoneksi dengan perintah mysql_connect().

$db = mysql_select_db(“’namadatabase”,$conn);

 
Sintaks :

 

$db      : berisi status koneksi kepada database.

$conn  : merupakan koneksi kepada server database yang berhasil.

Nama database : adalah nama database yang akan dikenai proses.

3.   Mengambil sebuah query dari sebuah database.

Mysql_query()

Digunakan untuk melakukan eksekusi perintah SQL untuk memanipulasi database yang berhasil dilakukan koneksinya menggunakan mysql-select_db().

Sintaks :

$hasil = mysql_query(“SQL Statement”);

 
 

 


$hasil  : akan berupa record set apabila SQL Statement berupa perintah select.

Contoh SQL Statement : “SELECT * FROM MAHASISWA ORDER BY NIM”

4.   Mengambil record dari database

a.   mysql_fetch_array()

digunakan untuk melakukan pemrosesan hasil query yang dilakukan dengan perintah mysql_query(), dan memasukkannya kedalam array asosiatif, array numeris atau keduanya.

            $row = mysql_fetch_array($hasil);

 
Sintaks :

 

$row    : adalah array satu record dari record $hasil yang diproses nomor record sesuai dengan nomor urut dari proses mysql_fetch_array yang sedang dilakukan.

$hasil  : adalah record set yang akan diproses.

b.   mysql-fetch_assoc()

Fungsi ini hampir sama dengan fungsi mysql_fetch_array(), hanya saja array yang dihasilkan hanya array asosiatif.

$row = mysql_fetch_assoc($hasil);

 
Sintaks :

 

c.      mysql_fetch_row()

Fungsi ini hampir sama dengan fungsi mysql_fetch_array(), hanyasaja array yang dihasilkan hanya array numeris.

$row = mysql_fetch_row($hasil);

 
Sintaks :

 

d.     mysql_num_rows()

Fungsi ini digunakan untuk menghitung jumlah record yang ada pada databse.

$row = mysql_num_row($hasil);

 
Sintaks :

 

$jml    : akan memiliki nilai sesuai dengan jumlah record yang ada.













POKOK BAHASAN VI

 DESAIN WEB MOBILE DENGAN JQUERY MOBILE

A.             Tujuan

1.      Mahasiswa memahami tentang jquery mobile

2.      Mahasiswa memahami interkoneksi antasr halaman

3.      Mahasiswa memahami pembuatan aplikasi jquery

4.      Mahasiswa mampu menampilkan aplikasi yang dibuat di emulator mobile

 

B.             Dasar Teori

jQuery Mobile adalah framework berbasis jQuery yang memudahkan kita untuk membuat web app untuk mobile. Selain jQuery Mobile sebenarnya banyak framework lain yang dapat digunakan seperti Sencha, jTouch, DHTMLX, Jo, dan lainnya. Kelebihan jQuery adalah :

  1. Support banyak platform: Webkit(Android, iOS, Opera, Chrome), Firefox, mobile, Winfows Phone, Blackberry, Bada, Meego.
  2. Berbasis jQuery yang populer.
  3. Penggunanya banyak dan forum aktif

 

jQuery Mobile menyediakan komponen UI widget seperti button, listview, header, dan elemen form dan navigasi. Kode ini dibangun oleh jQuery dan terus dikembangkan oleh pengembangnya secara aktif untuk memperbaiki bug – bug yang ada diaplikasi ini. Banyak fitur yang ditawarkan dalam framework ini termasuk dukungan HTML 5, Ajax-powered navigasi link, dan sentuhan atau navigasi gesekan.

 

Sebelum melakukan praktikum Desain Web Mobile dengan jQuery Mobile ini, yang perlu disiapkan adalah:

a.      Jquery mobile-1.3.2.min.css

b.      Jquery-1.9.1.min.js

c.      Jquery.mobile-1.3.2.min.js

d.      Images

e.      Opera Mobile Emulator download gratis.

 

C.              Instruksi Praktikum

1.      Buat direktori kerja/Folder di webserver komputer anda, kalau menggunkan Appserv buat di C:\Appserv\www\folder\_anda

2.      Letakkan file jQuery.mobile-1.3.2.min.css, jquery-mobile-1.3.2.min.js, jQuery.js di folder anda

3.      Gunakan editor notepad, notepad++ atau editor lainnya

4.      Simpan hasil kerja anda dengan cara ketik pada Opera emulator mobile localhost/nama_folder_anda/nama_file.php

5.      Printscreen setiap percobaan yang anda lakukan dan tampilkan di laporan praktikum